Qatar: Hubungan Baik dengan Iran Bukan Urusan Saudi

Rabu, 21/06/2017 08:29 WIB

Jakarta - Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Thani mengatakan kebijakan editorial saluran televisi Al Jazeera dan hubungan antara Doha dan negara-negara regional, termasuk Iran, adalah urusan dalam negeri dan tidak ada negosiasi.

Pada 5 Juni, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Doha dan menghentikan semua komunikasi dengan Qatar atas dugaan dukungannya terhadap terorisme dan hubungan baik dengan Iran.

"Mereka berhak mengklaim Qatar terlibat dalam urusan Iran dan Terorisme. Mereka berhak mengklaim, Qatar adalah faktor ketidakstabilan. Tapi tidak ada yang berhak mencampuri urusan kami. Al Jazeera adalah urusan Qatar. Kebijakan Luar Negeri Qatar mengenai isu-isu regional adalah urusan Qatar. Kami tidak akan melakukan negosiasi apakah emirat akan menutup stasiun TV satelit Al Jazeera, menjauhkan diri dari Iran dan mengakhiri pendanaan untuk kelompok tertentu, kata Sputnik dilansir Financial Tribune.

Al-Jazeera yang bermarkas di Doha diblokir di UAE dan kantornya ditutup di Riyadh. Arab Saudi menuntut agar Qatar mengubah kebijakan Al-Jazeera sehingga tidak bertentangan dengan kepentingan dunia Arab.

TERKINI
Rahasia Stamina Prima Saat Menjalankan Rangkaian Ibadah Haji Trump Senang, Gencatan Senjata Bantu Isi Ulang Amunisi Kementrans Kaji Ulang Beasiswa Patriot agar Lebih Tepat Sasaran Pakistan Desak AS-Iran Perpanjang Gencatan Senjata