Trio Penjamin Gencatan Senjata Suriah Bertemu di Astana

Rabu, 21/06/2017 07:46 WIB

Jakarta - Penjamin gencatan senjata Suriah, Rusia, Turki dan Iran, akan berpartisipasi dalam pertemuan Astana internasional berikutnya untuk menyelesaikan krisis Suriah. Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri Kazakhstan Mukhtar Tleuberdi kepada wartawan pada Selasa (20/6).

"Kami katakan, bahwa perwakilan tingkat tinggi Kementerian Luar Negeri penjamin genjatan senjata negara tersebut, akan mengambil bagian dalam pertemuan Astana," katanya saat ditanya mengenai peserta pertemuan Astana, TASS melaporkan.

Tleuberdi mengatakan, sejumlah undangan disebar ke pemerintah Suriah dan oposisi. "Kami hanya menunggu jabawan iya atau tidak saat ini," katanya dikutip Financial Tribune pada Selasa (21/6)

"Yordania, Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang berpartisipasi dalam pertemuan sebelumnya sebagai pengamat, juga diundang," tambahnya.

Tujuan utama pertemuan tersebut, kata Tleuberdi, agar pihak penjamin mempertimbangkan dokumen terkait pelaksanaan zona de eskalasi. 

Kementerian Luar Negeri Kazakhstan mengatakan sebelumnya, pertemuan tingkat tinggi untuk menyelesaikan situasi di Suriah akan diadakan di Astana pada 4-5 Juli. Negara penjamin diharapkan mempertimbangkan dokumen zona de eskalasi Suriah, serta mendiskusikan langkah-langkah yang perlu untuk memastikan akses kemanusiaan tanpa hambatan.

TERKINI
Rahasia Stamina Prima Saat Menjalankan Rangkaian Ibadah Haji Trump Senang, Gencatan Senjata Bantu Isi Ulang Amunisi Kementrans Kaji Ulang Beasiswa Patriot agar Lebih Tepat Sasaran Pakistan Desak AS-Iran Perpanjang Gencatan Senjata