Jum'at, 25/07/2025 16:35 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kalangan dewan menilai angka kemiskinan nasional yang menurun berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), telah sesuai dengan tujuan pemerintah dalam Astacita.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebutkan bahwa salah satu poin dalam visi dan misi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto adalah menurunkan tingkat kemiskinan.
"Upaya-upaya itu terus dilakukan oleh pemerintahan pada saat sekarang, dan tentunya DPR mendukung itu," katanya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (25/7).
Kendati demikian, Dasco mengungkapkan bahwa DPR RI akan mengundang BPS melalui komisi terkait untuk menjelaskan lebih lanjut terkait turunnya angka kemiskinan itu. DPR RI perlu lebih memahami substansi yang disampaikan oleh BPS tersebut.
Anggota DPR: Penurunan Potongan Ojol Tak Boleh Sekadar Wacana
Kesejahteraan Guru Timpang, Legislator PKB Usul Hapus PPPK Paruh Waktu
Legislator PKS: HARBA PII Meneguhkan Ideologi Pelajar di Era Disrupsi
"Tadi juga saya sepintas sudah baca, nanti kita akan coba minta kepada BPS untuk lebih menjelaskan kepada kami," kata Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini.
Sebelumnya, BPS mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2025 sebanyak 23,85 juta orang atau turun 0,21 juta orang dibandingkan dengan September 2024.
"Dari sisi persentasenya, penduduk miskin terhadap total populasi atau total penduduknya pada Maret 2025 mencapai 8,47 persen, atau jika dibandingkan dengan September 2024 yang lalu turun sebesar 0,1 persen poin," kata Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Ateng Hartono di Jakarta.