Selasa, 20/06/2017 03:35 WIB
Jakarta - Sudah dua minggu lamanya, empat negara Arab memutus hubungan diplomatik dan hubungan transportasi dengan Qatar, atas dugaan dukungan Doha terhadap terorisme. Selain itu mereka juga melakukan aksi propaganda yang ditujukan untuk menyerang citra dan reputasinya.
Arab Saudi, UAE, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan dengan Qatar pada 5 Juni, merupakan krisis diplomatik yang paling terburuk di kawasan tersebut selama bertahun-tahun, menurut Reuters
"Blokade berlangsung selama dua minggu dan negara-negara pemblokir tidak menawarkan apapun untuk menyelesaikan krisis," Sheikh Saif Bin Ahmed al-Thani, direktur Kantor Komunikasi Pemerintah Qatar, mengatakan dalam sebuah pernyataan dilansir Financial Tribune pada Selasa (20/6)
"Sangat disayangkan bahwa tetangga kita memilih menginvestasikan waktu dan sumber daya mereka dalam kampanye propaganda tanpa dasar. Negara-negara yang memblokade menggunakan kata terorisme sebagai aksi propaganda
Selat Hormuz Diblokade Lagi, Menteri UEA Desak Iran Buka Akses Tanpa Syarat
Frustasi, Kapal Gas Qatar Batalkan Pengiriman Lewat Selat Hormuz
Qatar Ogah Jadi Mediator Perundingan AS dengan Iran
Keempat negara tersebut menuduh Qatar mengganggu ketidakstabilan di Timur Tengah dan mendanai terorisme, tuduhan yang dibantah oleh Qatar.
Keyword : Terorisme Qatar Negara Teluk