Bonus Bikin Ribet! Masa Depan Gyokeres Masih Belum Jelas

Rabu, 16/07/2025 10:06 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Proses kepindahan Viktor Gyokeres dari Sporting Lisbon ke Arsenal mengalami sedikit hambatan, meski sebelumnya dikabarkan kedua klub telah mencapai kesepakatan prinsipil senilai £55,1 juta.

Gyokeres tampil tajam selama dua musim terakhir di Liga Portugal, mencetak total 97 gol dalam 102 pertandingan sejak didatangkan dari Coventry City pada 2023.

Penyerang asal Swedia itu pun sudah menyatakan keinginannya untuk hengkang musim panas ini dan bahkan menolak ikut sesi latihan pramusim bersama Sporting.

Lebih lanjut, menurut laporan Football London, pembahasan mengenai struktur bonus transfer menjadi penghalang dalam finalisasi kesepakatan.

Arsenal bersedia menambahkan sekitar €10 juta dalam bentuk bonus, tetapi Sporting dikabarkan keberatan karena skema pemicunya dinilai terlalu sulit tercapai.

dikutip dari Sportsmole, Fabrizio Romano menyebut bahwa meskipun negosiasi menjadi lebih intens, transfer ini masih berada di jalur yang positif dan belum terancam gagal.

Kendati demikian, Sporting dikabarkan menolak skema bonus yang diajukan dalam bentuk saat ini, dan Arsenal belum menunjukkan tanda-tanda untuk mengubah penawarannya.

Dengan waktu yang semakin mepet jelang tur pramusim ke Asia pada 19 Juli, The Gunners kini berpacu dengan waktu.

Laga melawan AC Milan di Stadion Nasional Singapura dijadwalkan pada 23 Juli, dan jika kesepakatan tak kunjung tercapai, Gyokeres kemungkinan besar tidak akan bergabung dalam tur tersebut.

Pelatih Mikel Arteta tentu ingin sang striker segera bergabung agar bisa beradaptasi dengan cepat sebelum musim Liga Inggris dimulai pada 17 Agustus, saat Arsenal menghadapi Manchester United di Old Trafford.

Jika tidak ada terobosan dalam beberapa hari ke depan, Arsenal bisa saja terpaksa menaikkan tawaran atau merevisi syarat bonus demi mengamankan target utamanya musim panas ini.

TERKINI
47.834 Jemaah Haji Diberangkatkan, Kemenhaj Ingatkan Patuhi Aturan Bus Jemaah Haji Kecelakaan di Madinah, Kemenhaj Pastikan Penanganan Optimal KPK Buat Dua Kajian untuk Cegah Korupsi pada Sektor Kehutanan ASDP Salurkan Bansos dan Gelar Pelatihan Kewirausahaan Masyarakat Bajoe