Kamis, 03/07/2025 15:45 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Peningkatan kualitas guru harus konsisten direalisasikan sebagai bagian dari langkah strategis peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.
"Strategi peningkatan mutu pendidikan yang telah direncanakan harus konsisten direalisasikan untuk mewujudkan generasi penerus yang berdaya saing," kata Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat, Kamis (3/7).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu`ti pada Rabu (2/7) mengungkapkan, salah satu strategi utama dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia adalah dengan memperkuat kualitas guru.
Langkah tersebut ditujukan untuk mendukung upaya perluasan akses teknologi dan pembelajaran digital, serta pendekatan pembelajaran mendalam.
Dianugerahi KWP Awards 2026, Lalu Komit Kawal Pendidikan Nasional
Mendikdasmen Salurkan 1.577 IFP untuk Ribuan Sekolah di Sidoarjo
Ekspedisi Patriot 2026 Difokuskan ke Papua, Kementrans Libatkan 10 Kampus
Sementara itu, data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat lebih dari 249.000 guru di Indonesia belum memenuhi syarat minimal pendidikan S1 atau D4 sebagaimana diamanatkan undang-undang.
Menurut Lestari, kondisi tersebut harus diikuti dengan upaya penguatan kualitas guru dengan mekanisme yang transparan, sehingga mudah diakses para guru.
Rerie, sapaan akrab Lestari berpendapat, konsistensi peningkatan kualitas guru harus menjadi perhatian serius pihak-pihak terkait demi mewujudkan target yang telah ditetapkan bersama.
Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu berharap, penguatan kualitas guru merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang mampu mengantisipasi perkembangan zaman.
Rerie mendorong agar para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, serta masyarakat mampu membangun kolaborasi yang kuat untuk mewujudkan generasi penerus yang berkualitas dan berdaya saing di masa depan.