Menko PMK Sebut Siswa Wajib Kuasai Literasi Digital dan AI

Selasa, 01/07/2025 20:13 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, menekankan pentingnya peserta didik menguasai literasi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di era disrupsi saat ini.

Menurut dia, kemampuan tersebut bisa menjadi bekal utama masyarakat dalam menghadapi era banjir informasi dan disrupsi teknologi. Kemudahan akses terhadap informasi tanpa proses verifikasi menuntut kesiapan sumber daya manusia untuk bersikap kritis dan bijak.

"Kita harus mendidik masyarakat sejak usia dini agar memiliki daya kritis terhadap informasi. Harus bisa cek dan ricek, melakukan verifikasi. Itulah literasi digital dan literasi kecerdasan artifisial," kata Pratikno dalam keterangannya pada Selasa (1/7).

Menurut Menko PMK, saat ini penyebaran informasi palsu, manipulasi visual, dan berita bohong semakin mudah terjadi di media sosial tanpa kecakapan literasi.

Oleh karena itu, selain regulasi oleh kementerian teknis, edukasi seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci dalam membangun manusia Indonesia yang tangguh dan adaptif.

"Kami di Kemenko PMK mengoordinasikan berbagai kementerian di bidang pendidikan untuk memastikan literasi ini menjadi bagian dari sistem pendidikan. Literasi dalam memahami, menganalisis, dan memanfaatkan informasi secara cerdas," ujar dia.

Dia juga menekankan pentingnya menjadikan teknologi digital dan AI sebagai sarana peningkatan produktivitas masyarakat, bukan sekadar konsumsi informasi.

"Harapannya, semua menjadi pengguna digital yang bijak, cerdas, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk produktivitas. Dan pada akhirnya, kita harus mampu berdaulat dalam pengembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial," dia menambahkan.

TERKINI
Kebiasaan Buruk yang Bisa Menyebabkan Paru-paru Basah Bolehkah Meminta Kematian Saat Ditimpa Ujian Berat? Ini Hukum Pamer Kekayaan atau Flexing dalam Islam Inilah Ciri-Ciri Mukmin Sejati Menjelang Kematian