UEA Ngeluh, Qatar Minta Bantuan ke Iran dan Turki

Sabtu, 10/06/2017 08:14 WIB

Jakarta - Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA), Anwar Gargash mengkritik keputusan Qatar meminta bantuan ke Iran dan Turki menyusul keputusan beberapa negara Arab Teluk Persia dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Doha.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed Al Thani mengatakan Turki akan menempatkan pasukannya ke Qatar untuk alasan keamanan regional di tengah krisis diplomatik yang sedang berlangsung.

"Permintaan untuk perlindungan politik dari dua negara non-Arab dan perlindungan militer dari salah satu dari mereka terlihat seperti sebuah bab tragis dan komik baru," kata Gargash melalui posting di halaman Twitter resminya, dilansir Sputnik.

Menteri menambahkan, bahwa perilaku Qatar "aneh" karena "menuntut penghormatan terhadap kedaulatannya tapi mencari bantuan di luar negeri."

Pada  Senin (5/6), Arab Saudi, Bahrain, UEA dan Mesir memutus hubungan diplomatik dengan Qatar, lantaran menyokong organisasi pendukung organisasi teroris dan mendestabilisasi situasi di Timur Tengah. Kemudian disusul sejumlah negara lainnya serpert, Libya, Yaman, Maladewa, Mauritius dan Mauritania.

TERKINI
Lima Air Rebusan yang Ampuh Hancurkan Lemak Perut Ini Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Apa Saja? Tiga Gunung Paling Angker di Jawa, Tidak Cocok untuk Anda yang Penakut Alasan 19 April Ditetapkan Sebagai Hari Hansip Nasional, Ini Sejarahnya