Lestari Moerdijat: Bangun Kemandirian Masyarakat dengan Manfaatkan Potensi Kearifan Lokal

Rabu, 14/05/2025 19:42 WIB

Sukoharjo, Jurnas.com - Bangun kemandirian masyarakat dengan mengembangkan kearifan lokal berbasis komunitas untuk menjawab tantangan perekonomian nasional yang dihadapi saat ini.

"Saya kira para tokoh masyarakat bisa menggali kembali potensi atau kearifan lokal yang dimiliki di daerah masing-masing untuk bisa dikembangkan melalui jejaring yang dibangun mulai dari keluarga di setiap desa," kata Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat dalam acara Penyerapan Aspirasi Masyarakat MPR di hadapan para tokoh masyarakat dan pemuda di Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (14/5).

Menurut Lestari, dalam menghadapi berbagai tantangan dalam proses pembangunan saat ini harus dihadapi secara bersama-sama.

Para tokoh masyarakat dan pemuda, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, harus mampu berperan aktif untuk mulai melihat berbagai potensi yang dimiliki daerah dan segera mengambil langkah nyata untuk mengelola potensi tersebut.

Menurut Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI, banyak hal dalam lingkup yang lebih kecil bisa segera dilakukan dalam upaya membangun kemandirian di tingkat daerah.

Apalagi, ujar Rerie, di wilayah Surakarta dan sekitarnya terjadi ketimpangan akses ekonomi. Meski di Surakarta dan Sukoharjo menjadi pusat pertumbuhan dengan menyerap investasi, namun daerah-daerah di luar wilayah tersebut masih tertinggal.

Kearifan lokal seperti membatik dan menenun, ujar Rerie, harus mampu dihidupkan kembali di lingkungan keluarga, seperti yang terjadi di masa lalu.

Demikian juga, tambah Rerie, dengan kerajinan gerabah yang sampai saat ini masih memiliki nilai jual, tetapi produsennya semakin sedikit.

Rerie mendorong agar para pemangku kepentingan dan tokoh masyarakat di daerah dapat bersama menumbuhkan gerakan ekonomi kreatif masyarakat dengan memanfaatkan potensi kearifan lokal, untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata.

TERKINI
NRC Sebut Gencatan Senjata Lebanon `Momen Harapan` bagi Warga Sipil Fellowship Tanoto Foundation Cohort Dibuka, Ini Kriteria dan Jadwalnya PGRI Desak Pemerintah Buka CPNS Guru dan Setop Skema PPPK Myanmar Beri Amnesti untuk 4.335 Tahanan, Termasuk Suu Kyi