Rabu, 14/05/2025 07:55 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Fenomena penjagaan pengamanan kantor Kejagung dan Kejari di seluruh wilayah di Indonesia oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) memberikan tanda adanya pergeseran kepercayaan terhadap kepolisian di pemerintahan saat ini.
Hal itu sebagaimana diutarakan Direktur Center For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi dalam keterangannya, Rabu (14/5).
Menurut dia, hal itu juga akan menyebabkan pergeseran peranan polisi yang selama pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo mendominasi.
"Polisi tahu bahwa Presiden Prabowo juga, sudah bergeser soal keamanan dan pertahanan yang kemarin dikendalikan oleh polisi, sekarang secara pelan pelan pindah ke TNI," kata Uchok.
Ini Tugas dan Fungsi Polisi Militer yang Jarang Diketahui
Hari Polisi Militer TNI Diperingati Setiap 11 Mei, Ini Sejarahnya
Polisi di Lampung Tewas Ditembak Begal saat Gagalkan Pencurian Motor
Di sisi lain, dia menilai bahwa institusi kepercayaan kejaksaan kepada polisi lantaran kasus yang ditangani sekarang justru yang berkaitan dengan hal-hal bersifat politis.
"Dan para jenderal-jenderal polisi yang kerja hanya main-main politik sampai sekarang," jelas Uchok.
Salah satu contohnya, dilanjutkan Uchok, kejadian baru-baru ini yang terkait dengan tokoh politik. Kejadian tersebut terkesan cepat ditangani oleh polisi.
"Coba lihat mahasiswa pembuat meme ciuman Jokowi-Prabowo langsung di proses, (sepertinya) hanya ingin cari muka dan menjilat ke Presiden Prabowo," tandasnya.
Keyword : Kejagung Kejari polisi TNI Uchok Sky Khadafi