Senin, 28/04/2025 17:50 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mendorong pemerintah untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap aksi premanisme oleh oknum organisasi kemasyarakatan (ormas).
Politikus PAN ini menilai, sikap tegas pemerintah diperlukan guna memberikan kepastian pada dunia iklim investasi di Tanah Air.
Mendes Sosialisasikan Program Magang di Jepang saat Dialog dengan Siswa NTB
Silaturahmi ke Menhut, PT Eco Power Nusantara Jajaki Proyek Investasi Hijau
Kemendikdasmen Perbaiki 1.390 dan Bangun Tiga Sekolah di Jatim
"Kita harus segera melakukan tindakan terhadap aksi-aksi premanisme yang sering berkedok ormas tersebut agar Indonesia bisa mengirimkan sinyal yang kuat kepada dunia usaha, kepada pelaku investasi, bahwa Indonesia itu tidak akan menoleransi `aksi-aksi koboi`, premanisme, yang sering berkedok ormas tersebut," kata dia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/4).
Menurut dia, ada prasyarat utama agar investasi dapat berjalan, yakni jaminan keamanan dan kepastian hukum.
"Bagi investasi, masalah keamanan, masalah penegakan hukum, itu merupakan hal yang paling utama. Jadi, itu adalah dua prasyarat yang paling tinggi tingkatannya bagi investasi untuk bisa masuk," ucapnya.
Dia menekankan dua hal tersebut menjadi aspek mutlak agar pelaku investasi yakin untuk menanamkan investasinya di Tanah Air. Bahkan, sekalipun di daerah yang infrastrukturnya belum terbangun, investor siap untuk melakukan investasi.
"Belum ada listriknya, belum ada perumahannya, belum ada jalannya, belum ada airnya, enggak apa-apa mereka investasi asal keamanannya terjamin dan kedua juga kepastian hukumnya itu juga kuat," ucapnya.
Dia juga menegaskan aksi premanisme oleh ormas yang mengganggu pelaku usaha di sektor investasi sama saja dengan mengganggu target pemerintah untuk mengejar pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.
"Ada pelambatan dari sisi belanja konsumen karena masyarakat cenderung sekarang berhemat, kemudian mengurangi belanja," katanya.
Selain itu, Eddy menyatakan sektor pendorong pertumbuhan ekonomi lainnya, yaitu ekspor mengalami pelemahan akibat penurunan harga rata-rata komoditas dan permasalahan perang dagang.
"Dengan adanya pelemahan di sektor belanja konsumen dan adanya juga penurunan dari harga-harga komoditas dunia, yang perlu diandalkan itu adalah investasi," tandasnya.
Keyword : Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno premanisme investasi PAN