Jum'at, 18/04/2025 13:49 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menunaikan ibadah haji merupakan perjalanan spiritual sekaligus fisik yang menuntut kesiapan total, termasuk dari sisi kesehatan dan kebugaran tubuh. Dengan suhu di Tanah Suci Mekkah yang bisa menyentuh 45°C hingga 50°C—jauh lebih panas dari rata-rata suhu di Indonesia—setiap jemaah dituntut untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh secara optimal.
Mengutip laman Kemenkes RI, kondisi panas ekstrem berisiko menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari dehidrasi, heat stroke, hingga kelelahan akut. Karenanya, setiap calon jemaah haji asal Indonesia diwajibkan menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan.
Selama masa penyesuaian diri mulai dari Indonesia hingga di Arab Saudi, jemaah juga diimbau untuk lebih waspada terhadap paparan penyakit. Oleh karena itu, penting bagi setiap jemaah untuk menerapkan pola hidup sehat dan disiplin menjaga daya tahan tubuh.
5 Tips Menjaga Kesehatan Selama Ibadah Haji 1. Adaptasi dengan Cuaca Panas Sejak DiniMulailah membiasakan diri dengan aktivitas fisik ringan di bawah sinar matahari sejak sebelum keberangkatan. Ini membantu tubuh beradaptasi secara bertahap dengan suhu tinggi di Arab Saudi.
Menhaj Usulkan Kenaikan Biaya Penerbangan Haji Jadi Rp8,46 Triliun
Saudi Berlakukan Aturan Baru Masuk Makkah jelang Musim Haji
Wamenhaj: Intruksi Presiden, Kenaikan Harga Avtur Tak Bebankan Jemaah Haji
Gunakan payung, topi, atau sorban untuk melindungi kepala dari panas. Jangan lupa memakai kacamata hitam dan tabir surya jika memungkinkan. Paparan langsung sinar matahari dalam waktu lama bisa memicu heat stroke.
3. Minum Air Secara Teratur, Bukan Saat Haus SajaDehidrasi sering kali tidak disadari. Biasakan minum air putih secara teratur, mencukupi asupan air dengan sedikit-dikit atau jangan langsung banyak. Konsumsi oralit atau minuman elektrolit ringan juga direkomendasikan, terutama setelah aktivitas fisik berat.
Jadwal ibadah yang padat bisa membuat tubuh cepat lelah. Atur waktu istirahat dengan baik dan jangan paksakan diri. Prioritaskan kualitas tidur meski dalam kondisi terbatas. Selain itu asupan nutrisi juga perlu diperhatikan. Konsumsi makanan yang tinggi protein dianjurkan. Perbanyak makan sayuran dan buah-buahan.
5. Kenali dan Laporkan Gejala Sejak DiniJika mulai merasa pusing, mual, lemas, atau muncul gejala tidak biasa lainnya, segera lapor ke petugas medis atau kunjungi Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Tim medis Indonesia di Tanah Suci siap menangani keluhan sejak dini, lengkap dengan obat, vitamin, dan layanan konsultasi dokter.
Itulah beberapa tips menjaga kesehatan selama menjalan ibadah haji. Semoga bermanfaat. (*)