Legislator Minta Pemerintah Tingkatkan Proteksi UMKM

Selasa, 08/04/2025 13:52 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah diminta untuk berhati-hati dengan kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan menjaga perdagangan Indonesia, khususnya sektor UMKM.

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS, Hendry Munief menjelaskan, Trump sedang membendung tekanan ekonomi dari negara seperti Tiongkok. Namun walau Tiongkok yang ditekan, Indonesia bakal terkena imbasnya.

Terlebih AS dan Tiongkok adalah dua tujuan ekspor Indonesia, sehingga dalam jangka pendek Indonesia memperkuat perdagangan dalam negeri sembari mencari kemitraan dagang baru di luar AS dan Tiongkok.

“Pemerintah dapat meningkatkan kebijakan proteksi UMKM dengan memberikan stimulus bantuan lunak, keringanan perpajakan, pemberian subsidi kepada faktor utama dan pendukung UMKM,” kata Fathi, dalam keterangan persnya, Selasa (8/4).

Ia juga menyarankan pemerintah memberikan penyesuaian pengenaan tarif impor, pembatasan kuota, serta pelarangan impor barang tertentu, untuk menyelamatkan UMKM.

“Proteksi pemerintah ini bakal jadi faktor penting   penyelamatan UMKM kita. Selama ini UMKM selalu jadi penyelamat ekonomi nasional. Namun perlambatan ekonomi semenjak Covid-19 melanda, dikhawatirkan pengusaha UMKM tidak dapat menahannya," ungkapnya.

Dengan demikian, kata Hendry, kebijakan proteksi yang dibuat Trump bakal jadi momentum untuk meningkatkan daya saing produk UMKM hingga ditargetkan dapat bersaing di perdagangan internasional.

 

TERKINI
BMKG Umumkan Kemarau 2026 Lebih Kering Dibanding Rata-rata Selama 30 Tahun Komisi X DPR Akan Panggil Rektor UI Terkait Dugaan Pelecehan Mahasiswa Studi Terbaru Ungkap Emisi Metana Kota Jauh Lebih Tinggi dari Perkiraan JD Vance Mungkin Pimpin Lagi AS dalam Negosiasi Kedua dengan Iran