Magelang Membutuhkan Peta Kebencanaan

Jum'at, 02/06/2017 23:27 WIB

Magelang/" style="text-decoration:none;color:red;">Magelang - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magelang/" style="text-decoration:none;color:red;">Magelang Yogyo Susaptoyono mengatakan bahwa bencana banjir bandang di Desa Grabag, Kabupaten Magelang/" style="text-decoration:none;color:red;">Magelang, di luar kendali manusia.

“Yang bisa kita lakukan adalah siap menghadapi bencana. Kabupaten Magelang/" style="text-decoration:none;color:red;">Magelang itu secara geografis berupa perbukitan. Jadi memang rawan bencana. Sangat perlu informasi geospasial lengkap sebagai bahan menyusun peta kebencanaan,” kata Yogyo Susaptoyono di Magelang/" style="text-decoration:none;color:red;">Magelang, belum lama ini.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, relokasi adalah langkah paling ideal tetapi hal ini berkaitan dengan kemauan masyarakat sendiri.

“Kadang mereka enggan relokasi karena berkaitan dengan kelangsungan hidup. Mungkin mereka tak mau meninggalkan lahan tempat bekerja,” kata Yogyo.

"Pemeritah Kabupaten Magelang/" style="text-decoration:none;color:red;">Magelang perlu membuat informasi geospasial untuk menyusun peta kebencanaan," katanya.

TERKINI
Mengenal Sisi Unik dari Lucid Dream yang Jarang Diketahui Kemendikdasmen Tekankan Sekolah Mesti Jadi Ruang Aman dan Nyaman Lebanon Upayakan Gencatan Senjata Permanen dengan Israel Ilmuwan Temukan Tanaman Terus Naik ke Puncak Himalaya, Ini Penyebabnya