Rabu, 05/02/2025 16:19 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi I DPR RI Sarifah Ainun Jariyah menyoroti maraknya konten porno di Whatsapp hingga Instagram yang dapat merusak moral pengguna media sosial.
Menurut dia, platform media sosial tersebut tidak ada filter sehingga dapat diakses oleh para pengguna dan sangat berbahaya. Tidak hanya soal konten porno, terkadang muncul juga konten judol hingga pinjol di media sosial terutama whatsapp.
"Ketika kita membuka whatsapp kita klik video di status itu munculnya video yang muncul video porno itu harus ditindaklanjuti selain itu pinjol dan judol juga muncul di situ," kata Sarifah melalui keterangan yang diterima, Rabu (5/2).
20 Ucapan Hari Raya Iduladha 2026, Cocok untuk Postingan Medsos
Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan Perkuat Politik Afirmatif
Legislator NasDem Soroti Anggaran Rp2,34 Triliun untuk Hunian Pascabencana
Selain itu, Sarifah juga menyoroti konten pornografi yang muncul di platform media sosial tersebut harus jadi perhatian khusus dari semua pihak terutama pemerintah.
Hal lain yang jadi sorotan adalah ketika konten pornografi muncul di instagram yang komentar rata-rata anak dibawah umur karena memang tidak ada filter di Instagram.
Politisi PDIP tersebut menegaskan hal tersebut harus menjadi perhatian khusus dan ditindaklanjuti karena sangat merusak moral pengguna media sosial terutama anak dibawah umur.
"Saya rasa konten pornografi di medsos ini harus ditindaklanjuti karena banyak juga yang komentar ini anak anak dibawah umur karena memang di instagram ini gak ada filter sama sekali dan saya rasa hal kaya gini harus jadi perhatian khusus," tegasnya.
"Kalau bisa dipanggil pihak Metanya minimal dibatasi karena ini membahayakan," demikian kata Sarifah.
Keyword : Warta DPR Komisi I PDIP porno media sosial Sarifah Ainun Jariyah