Selasa, 06/10/2026 06:18 WIB
JAKARTA, Jurnas.com – Senin, 5 Oktober 2026 merupakan hari bersejarah bagi dunia sepakbola Indonesia. Setelah melalui penantian yang panjang akhirnya tim sepakbola Indonesia bisa kembali menjadi kampiun, tepatnya di FIFA ASEAN CUP 2026, dengan mengalahkan Thailand di babak final dengan adu pinalti.
Pengamat Sepak bola dan juga Pendiri Rakyat Sepakbola Indonesia Frans Immanuel Saragih menyampaikan selamat kepada Timnas Indonesia, karena telah berhasil membuat bangga rakyat Indonesia.
“Kalau kita perhatikan sepanjang pertandingan Timnas kita sudah berusaha memberikan perlawanan yang sangat baik. Apalagi secara rangking FIFA Tim Thailand berada diatas Indonesia,” kata Frans, Selasa (6/10/2026).
Menurut Frans, apa yang diperlihatkan tadi malam merupakan usaha maksimal. “Kita harus mengapresiasi positif akan hal tersebut, apalagi ini merupakan pertama kali Indonesia menjuarai kompetisi sepakbola ASEAN, dan kita boleh mengatakan Indonesia King ASEAN,” ujar Frans.
Berbagai Peristiwa Bersejarah Tanggal 6 Oktober dari Masa ke Masa
Hari Musik Anak 6 Oktober, Ini Sejarah dan Maknanya
Ini Ciri-Ciri Disgrafia pada Anak yang Perlu Diwaspadai
Meskipun demikan, lanjut Frans, dibalik kegembiraan tersebut ada hal yang perlu ditelaah. Secara jumlah pemain di penghujung babak ke 2 sudah menguntungkan Indonesia. Pemain Thailand terkena kartu merah sehingga merupakan keunggulan bagi Timnas.
“Sayangnya unggul jumlah pemain kurang berhasil di optimalkan. Bayangkan setelah unggul 1-0 Indonesia berhasil disamakan oleh Thailand dengan waktu yang tidak terlalu lama. Bahkan dengan 10 pemain Thailand unggul 2-1,” kata Frans.
Beruntunh Timnas berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 berkat gol Elkan Bagot, hingga dilanjutkan ke adu penalti yang akhirnya dimenangkan Indonesia.
“Disini terlihat tingkat kreativitas pemain perlu ditingkatkan, dan bagian belakang perlu lebih disiplin. Posisi unggul jumlah pemain seharusnya bisa kita manfaatkan. Ini merupakan pekerjaan rumah untuk pertandingan berikutnya,” tutur Frans.
“Tetapi terlepas dari itu kita bersyukur karena apa yang dirindukan masyarakat Indonesia akhirnya bisa terbalas dengan menjadi juara di Tingkat ASEAN. Semoga kita bisa berprestasi juga di tingkat Asia dan juga Piala Dunia. Karena target utama kita adalah bagaimana Timnas kita bisa menjadi Macan Asia dan lolos ke Piala Dunia,” pungkas Frans.