Kamis, 01/10/2026 12:08 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein mengumumkan bahwa pemerintah telah menyusun rencana untuk melucuti senjata seluruh kelompok bersenjata di negara tersebut selambat-lambatnya pada Juni 2027. Demikian dilaporkan oleh kantor berita resmi Irak.
Berdasarkan pernyataan yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri, draf rencana tersebut dijadwalkan akan dipresentasikan dalam beberapa hari ke depan dan akan mencakup garis waktu pelaksanaan yang lebih spesifik.
Kementerian menyatakan bahwa Perdana Menteri Irak telah menetapkan tenggat waktu penyelesaian proses pelucutan senjata tersebut pada bulan Juni tahun depan.
Dorongan untuk melakukan pelucutan senjata ini sangat dipengaruhi oleh tekanan dari Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan regional yang melibatkan Iran.
Trump Teken Kesepakatan Pelucutan Senjata Hamas
Trump Klaim Capai Kesepakatan Pelucutan Senjata Hamas di Gaza
BoP Desak PBB Tekan Israel dan Hamas Wujudkan Perdamaian
Di samping itu, langkah strategis ini juga didorong oleh berbagai tantangan ekonomi serta kebutuhan mendesak Irak untuk menarik investasi asing.
Sumber: Aljazeera