Selasa, 22/09/2026 20:45 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Tim Ekspedisi Patriot (TEP) IPB University memasang Automatic Weather Station (AWS) di Kampung Harapan Makmur, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, sebagai upaya membantu petani menghadapi ketidakpastian cuaca dan tantangan iklim yang selama ini memengaruhi produktivitas pertanian.
Melalui AWS, warga lokal dan transmigran di Kampung Harapan Makmur serta wilayah sekitarnya dapat mengakses data cuaca secara real-time melalui sistem digital. Teknologi tersebut juga menyediakan prediksi kondisi iklim hingga 15 hari ke depan sehingga petani dapat menyesuaikan kegiatan pertanian dengan kondisi cuaca yang dihadapi.
Data dari stasiun cuaca otomatis itu dapat dimanfaatkan untuk membantu petani mengantisipasi potensi serangan hama dan risiko kekeringan. AWS yang dipasang Tim Ekspedisi Patriot IPB University memiliki jangkauan hingga 40 kilometer.
Bagi masyarakat Kampung Harapan Makmur, kehadiran teknologi tersebut dinilai penting karena mayoritas warga menggantungkan penghidupan dari sektor pertanian.
Kemenkes Minta TEP 2026 Petakan Persoalan Kesehatan di Kawasan Transmigrasi
KKP Ajak TEP Petakan Potensi Ekonomi Biru Perkuat Kesejahteraan Masyarakat
BGN: TEP 2026 Jadi Mitra Strategis Sukseskan Program MBG di Wilayah 3T
"Karena dengan pemasangan itu, kita dimudahkan. Petani sangat dibantu, karena masyarakat Kampung Harapan Makmurmayoritas penghidupannya adalah dari pertanian. Sehingga dengan adanya alat itu, warga petani Kampung Harapan Makmur sangat terbantu, dan dengan harapan ke depannya dapat bermanfaat, dapat meningkatkan kualitas hasilnya," ujar Kepala Kampung Harapan Makmur, Sutamto, dalam siaran pers, Senin (21/9).
TEP IPB University turut melakukan pendampingan berkelanjutan kepada petani guna menerapkan pertanian cerdas iklim (climate-smart agriculture), mulai dari menyusun kalender tanam, mengatur pemompaan air, hingga mengantisipasi hama secara presisi via dashboard digital.