Minggu, 20/09/2026 21:14 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Amerika Serikat tidak akan melancarkan "serangan ofensif" terhadap gerakan Syiah Ansar Allah di Yaman, atau yang dikenal sebagai Houthi, untuk mendukung Arab Saudi, demikian laporan CNN.
"Tidak ada serangan ofensif," kata seorang pejabat AS kepada CNN.
Presiden AS Donald Trump berulang kali menegaskan bahwa AS sama sekali tidak akan terlibat dalam serangan langsung terhadap posisi Houthi di Yaman.
AS meyakini bahwa Arab Saudi saat ini telah memiliki semua yang diperlukannya untuk melawan kelompok Houthi, kata pejabat lain AS, dengan menyebut bantuan tersebut antara lain perluasan saling berbagi data intelijen dan data sasaran.
Turki Janji Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi
AS Sebut Bantu Kirim 1 Miliar Barel Minyak Keluar dari Selat Hormuz
PBB Kecam Serangan Houthi ke Arab Saudi
Adapun media Lebanon Al Mayadeen pada Kamis melaporkan bahwa Arab Saudi berupaya mencapai kesepakatan dengan kelompok Houthi melalui bantuan perantara.
Sebelum permusuhan dan saling serang antara Houthi dan Arab Saudi kembali memanas sejak pertengahan Juni, Yaman telah menuntut serangkaian syarat kepada Riyadh.
Mereka meminta Arab Saudi untuk menyepakati pertukaran tahanan, pencabutan blokade terhadap bandara-bandara di Yaman utara, dan membayar kompensasi atas kerusakan terhadap infrastruktur dan populasi sipil di wilayah Yaman yang dikontrol kelompok Houthi sepanjang konflik dalam 12 tahun terakhir.
Sumber: Sputnik