Halau Serangan Rusia, Jerman Kirim Rudal Patriot ke Ukraina

Rabu, 09/09/2026 23:43 WIB

Berlin, Jurnas.com - Pemerintah Jerman memutuskan untuk mengirimkan tambahan rudal pencegat sistem pertahanan udara Patriot dari stok militer nasionalnya guna membantu pertahanan Ukraina. Langkah ini diambil untuk merespons kebutuhan mendesak Kyiv dalam menghadapi intensifikasi serangan rudal balistik Rusia.

Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengumumkan keputusan tersebut saat memimpin rapat daring kelompok pendukung militer Ukraina, sebagaimana dikutip dari Arab News pada Rabu (9/9).

"Saya telah memutuskan untuk menyerahkan rudal pencegat PAK-2 dari stok Bundeswehr yang sangat dibutuhkan ke Ukraina," ujar Boris Pistorius.

Pistorius turut mendesak negara-negara sekutu lainnya untuk memeriksa persediaan militer masing-masing dan segera melakukan langkah serupa. Dia menyadari dilema yang dihadapi para sekutu dalam menjaga keseimbangan antara pasokan pertahanan nasional dan bantuan luar negeri, tetapi mengimbau agar memprioritaskan keselamatan Ukraina.

Sistem Patriot merupakan salah satu senjata utama arsenal Ukraina yang mampu mengintersepsi rudal balistik berkecepatan tinggi. Kebutuhan akan rudal pencegat ini kian meruncing seiring memotongnya pasokan dari Amerika Serikat, yang harus menghemat stoknya akibat penggunaan masif dalam konflik bersenjata dengan Iran.

Kondisi tersebut membuat negara-negara pendukung Ukraina mencari opsi pengadaan darurat. Inggris sebelumnya juga mengumumkan pengalokasian dana sebesar 100 juta poundsterling untuk pengadaan amunisi, penangkal udara, serta drone bagi Ukraina.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan Ukraina Yevgeniy Khmara mengonfirmasi bahwa pihak militer tengah memesan sekitar 1.000 rudal pencegat Patriot memanfaatkan skema pinjaman Uni Eropa.

Namun, proses pengiriman sebagian besar amunisi tersebut memakan waktu bertahun-tahun sehingga pengiriman langsung dari persediaan aktif para sekutu saat ini menjadi kunci utama pertahanan.

TERKINI
Vasco da Gama Buka Suara soal Rumor Richarlison Bela Klub Brasil Norwegia Pulangkan 69 Warga Rusia yang Terdampar di Kutub Utara Gudang Amunisi Meledak, 14 Orang Tewas Halau Serangan Rusia, Jerman Kirim Rudal Patriot ke Ukraina