Komisi V Dukung Wacana Penggabungan Badan Geologi dengan BMKG

Selasa, 08/09/2026 17:15 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mendukung wacana Presiden Prabowo Subianto yang ingin menyatukan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Geologi. Legislatif menerima apa pun  usulan kebijakan yang baik untuk penanganan bencana di Tanah Air.

"Kami prinsip mendukung, ya, karena sifat koordinasi yang paling nyaman di pemerintah itu seperti apa. Kami sifatnya kan menerima," kata Lasarus di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (8/9).

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) ini bahkan menilai bila pengintegrasian kedua badan itu dapat mengefektifkan kinerja lembaga dalam penanganan bencana. Koordinasi dinilai akan lebih mudah jika BMKG dan Badan Geologi, yang saat ini berada di bawah Kementerian ESDM, disatukan.

"Geologi mengamati aktivitas gunung berapi. Dampak dari letusan itu BMKG juga punya instrumen. Peralatan dan sumber daya manusia yang terkait dengan geologi juga ada di BMKG. Saya setuju kalau itu digabungkan. Lebih efektif dan efisien dari sisi komunikasi," ucapnya.

Lasarus pun mengingatkan agar pemerintah bisa lebih dulu menyelesaikan persoalan personel dan administratif kenegaraan di antara kedua badan tersebut jika wacana pengintegrasian itu benar-benar akan dilakukan.

Di sisi lain, Lasarus mengamini bila penanganan bencana memang lebih efektif ditangani BMKG. Apalagi, sebagian peralatan BMKG juga dipakai oleh Badan Geologi untuk mendata geologi.

"Jadi, monggo sajalah, kami serahkan sepenuhnya kepada pemerintah dan menurut saya baik sih, ide itu baik," tegasnya.

Presiden Prabowo sebelumnya menyampaikan wacana pengintegrasian antara BMKG dan Badan Geologi. Wacana itu disampaikan Kepala Negara dalam rapat terbatas mengenai penanganan bencana bersama kementerian/lembaga pada Senin, 8 September 2026.

Menurut Presiden, pemerintah akan membahas rencana itu lebih lanjut menyusul rentetan bencana yang melanda tanah air, terlebih Indonesia merupakan negara yang berada di cincin api Pasifik (ring of fire).

TERKINI
Dari Budak hingga Guru Tasawuf, Ini Perjalanan Rabiah al-Adawiyah Gunung-gunung Paling Bersejarah dalam Peradaban Islam Ini Tiga Gunung Paling Angker di Pulau Jawa Dana Khusus Kepulauan Harus Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat