Pemerintah Ganti Nama Beras SPHP Jadi Beras Kita Mulai 20 Oktober

Senin, 07/09/2026 21:59 WIB

Jakarta, Jurnas.com -  Pemerintah sepakat mengganti nama dan kemasan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) menjadi "Beras Kita" sebagai identitas baru.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas usai Rapat Koordinasi Terbatas Pengelolaan dan Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di Kemenko Pangan Jakarta, Senin (7/9).

"Oh, ini nanti akan dilaunching kemasan baru sekarang. Beras SPHP itu diganti namanya Beras Kita. Nah, kan bagus ya?," kata Zulhas dalam keterangannya.

Menurut Zulhas, kemasan "Beras Kita" menggunakan warna baru yang telah disepakati bersama, termasuk oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman, sebagai identitas produk beras pemerintah.

Pemerintah menjadwalkan peluncuran resmi kemasan baru "Beras Kita" pada 20 Oktober 2026 mendatang bersamaan dengan tiga tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Zulhas berharap perubahan nama dan kemasan tersebut semakin memudahkan masyarakat mengenali beras pemerintah sekaligus mendukung upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di seluruh Indonesia.

"Saya langsung setuju warnanya ini. Langsung setuju, bagus sekali warnanya, ya kan? Jadi kita langsung setuju, Pak Mentan juga setuju ini. Ya, semua setuju. Ini akan dilaunching tanggal 20 Oktober mendatang. Ada Beras Kita Medium, ada Beras Kita Premium," ucap Zulhas.

Adapun pergantian nama dan kemasan itu telah disepakati dalam Rapat Koordinasi Terbatas Pengelolaan dan Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) antara Menko Pangan bersama Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman.

Selain itu dihadiri pula Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Tedi Bharata, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dan pihak terkait lainnya di Jakarta.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan beras SPHP akan berganti kemasan dan nama menjadi Beras Kita Medium sebagai identitas baru program stabilisasi pasokan dan harga pangan pemerintah.

Menurut Rizal, penggunaan nama Beras Kita mengikuti penamaan berbagai produk pemerintah seperti Minyakita dan Gula Manis Kita yang merepresentasikan semangat Keluarga Indonesia Sejahtera bagi masyarakat.

Ia mengatakan identitas SPHP tetap dipertahankan pada kemasan baru, namun ditampilkan lebih kecil sebagai penjelasan bahwa produk tersebut merupakan bagian program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan.

Selain itu pemerintah juga menghadirkan Beras Kita Premium untuk menggantikan berbagai merek premium sebelumnya sehingga identitas beras pemerintah menjadi lebih sederhana dan mudah dikenali masyarakat.

Perubahan kemasan dilakukan agar Beras Kita Medium maupun Premium memiliki tampilan lebih menarik sehingga mampu bersaing dengan produk beras swasta sekaligus meningkatkan daya tarik masyarakat saat berbelanja di pasaran.

Selain memperbarui kemasan, Bulog juga berkomitmen meningkatkan mutu beras sehingga perubahan tidak hanya terlihat dari sisi tampilan, tetapi juga kualitas produk yang diterima masyarakat.

Lebih lanjut Rizal mengatakan peluncuran Beras Kita Medium bersama Beras Kita Premium dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober 2026 bertepatan dengan memasuki tahun ketiga pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Rizal juga menegaskan Beras Kita Medium tetap memperoleh subsidi pemerintah bagi masyarakat sasaran, sedangkan Beras Kita Premium dipasarkan tanpa subsidi untuk konsumen umum yang menginginkan beras berkualitas premium. (Ant)

TERKINI
Fenomena Langit September 2026, Ada Penampakan Venus hingga Harvest Moon Pemerintah Ganti Nama Beras SPHP Jadi Beras Kita Mulai 20 Oktober WMO: Kualitas Udara Dunia Terancam Asap Kebakaran-Gelombang Panas Kampus Inklusif Bukan Sekadar Regulasi, tapi Harus Segera Direalisasikan