Perkembangan Teknologi AI Bantu Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi Kerj

Jum'at, 04/09/2026 20:20 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Di Indonesia, AI kian marak dipakai dan telah menyatu dalam keseharian masyarakat, sejalan dengan pesatnya perkembangan teknologi. Data dari APJII mengonfirmasi tren ini dalam survei mereka yang menunjukkan bahwa penggunaan AI untuk membantu pekerjaan dan produktivitas mencapai 26,9% pada 2026, naik dari 12,3% pada 2025. 

Tentunya sekarang penggunaan AI tidak lagi sebatas untuk keperluan eksperimen, membuat gambar, atau sekadar menyusun konten di media sosial. Kini, lebih banyak orang mengandalkan AI untuk berbagai kebutuhan praktis dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam urusan pekerjaan.

Integrasi AI dalam Rutinitas Kerja

Saat ini, AI bukan hanya alat yang dibuka sesekali saja, tetapi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sebuah workflow pekerjaan. Teknologi ini sekarang makin banyak hadir sebagai alat bantu produktivitas.

Namun tentu saja, tidak semua jenis pekerjaan dapat memberikan hasil yang optimal saat dikerjakan oleh AI. Pengguna perlu menganalisis dan mempertimbangkan rutinitasnya sehari-hari untuk menentukan tugas apa yang akan diserahkan untuk dibantu oleh teknologi ini.

Dalam praktiknya, pengguna juga tidak dapat serta-merta menyerahkan pekerjaan besar kepada AI. Pada umumnya, teknologi ini lebih cocok untuk dilibatkan pada bagian-bagian pekerjaan tertentu yang dapat disederhanakan atau prosesnya dapat dipercepat. 

Menangani Pekerjaan Rutin

Hampir setiap hari pekerja berhadapan dengan tugas yang pola dan formatnya tidak jauh berbeda. Di sinilah AI berperan untuk mengotomasi proses tersebut sehingga waktu yang terbuang dapat dikurangi.

Teknologi ini dapat mengurangi tugas yang membutuhkan langkah pengerjaan manual dan menjaga konsistensi prosesnya, sehingga hasilnya juga akan menjadi lebih seragam. Contoh penggunaan AI misalnya, seorang staf harus menghabiskan waktu 1-2 jam setiap hari untuk membuat laporan penjualan, berdasarkan data yang diperoleh dari agen pemasaran di lapangan. Tugas ini dapat dikerjakan dengan mudah oleh AI.

Dengan adanya otomasi, pekerja dapat lebih leluasa beralih ke hal-hal yang lebih krusial, misalnya merumuskan strategi atau membuat keputusan. Produktivitas yang meningkat pun akan terasa. Menghemat beberapa menit pada satu pekerjaan mungkin terasa sepele, tetapi apabila hal itu terjadi setiap hari dalam seminggu, selisih waktu yang terkumpul menjadi angka yang cukup berarti.

Mengelola Data dan Informasi

Memproses informasi merupakan bagian penting dari rutinitas kerja. Yang sering terjadi, sebagian besar waktu dalam bekerja dihabiskan untuk membaca. Di antaranya adalah email yang harus direspons, laporan dari tim, serta materi rapat yang sangat banyak. Menentukan informasi mana yang penting dan menyaring detail yang relevan akan memakan porsi waktu tersendiri.

Dengan kemampuannya memindai teks dalam jumlah besar, AI dapat membantu menentukan poin-poin penting untuk ditelaah. Pengambilan keputusan tetap ada di tangan pengguna, AI hanya membantu prosesnya.

AI Bantu Menyaring Informasi dari Dokumen Kerja 

AI dapat bekerja sebagai peringkas teks dokumen dengan cara memproses isi PDF dan menghasilkan ringkasan dari informasi di dalamnya. Dengan demikian, pengguna tidak lagi harus repot membaca halaman demi halaman secara manual untuk mengetahui isi dan relevansi file tersebut.

Sebagai ilustrasi, jika ada laporan panjang dalam bentuk file PDF yang diterima pengguna sesaat sebelum rapat, AI bisa membaca dan memberikan gambaran awal tentang informasi apa saja yang ada di dalamnya serta menyoroti poin-poin yang patut diperhatikan. Hal ini memungkinkan pengguna untuk langsung mengetahui informasi yang relevan serta bagian mana yang perlu ditelaah lebih lanjut. Sehingga tanpa perlu membaca dokumen tersebut secara keseluruhan, pengguna pun bisa langsung membawa informasi tersebut ke dalam rapat.

Saat meringkas dokumen, AI dapat mengidentifikasi topik utama serta merangkum kesimpulan atau rekomendasi yang terdapat di dalamnya. Teknologi ini cocok digunakan untuk merangkum dokumen yang panjang dan kompleks, seperti laporan riset pasar, studi kasus, dan lain-lain.

Menggunakan Peringkas Dokumen PDF

Layanan online semacam OnlyDoc menjadikan proses ringkas PDF mudah dan cepat. Sebelum mengunggah file PDF ke situs layanan peringkas dokumen PDF, pastikan file PDF tersebut dapat dibuka dengan baik dan tidak dilindungi kata sandi.

Merangkum PDF dengan OnlyDoc dapat dilakukan tanpa perlu menginstal aplikasi atau mengunduh perangkat lunak apa pun, serta dapat diproses dari berbagai jenis perangkat, termasuk Windows, Mac, Android, dan iPhone. Cukup ikuti beberapa langkah mudah berikut ini:

Buka situs web di browser pada perangkat Anda. Unggah file PDF dari perangkat Anda dengan mengklik tombol atau menyeret dan meletakkan file ke area yang sudah disediakan. Tunggu beberapa saat. AI sedang mengekstraksi informasi penting dari dokumen PDF Anda. Ringkasan online PDF yang sudah jadi dapat disalin atau diunduh ke perangkat. Anda juga dapat bertanya kepada AI yang ada di situs web untuk memahami isi dokumen PDF yang sudah Anda unggah dengan lebih baik. 

Jika proses perangkuman sudah selesai, bacalah kembali hasil ringkasan AI dan periksa poin-poin utamanya. Cek apakah datanya sudah sesuai dengan dokumen aslinya. Proses verifikasi data ini sangat penting untuk memastikan hasil ringkasan AI-nya akurat. Pastikan konteksnya juga benar, tidak ada data dalam dokumennya yang hilang atau ditambahkan, serta tidak ada informasi yang salah diartikan.

Pemanfaatan AI yang tepat bisa membantu meningkatkan produktivitas dalam pekerjaan sehari-hari. Secara spesifik, teknologi ini sangat ideal untuk membantu mengotomatisasi pekerjaan yang berulang. Selain itu, AI juga memudahkan pengolahan data dan informasi dalam jumlah yang banyak dan merangkumnya menjadi ringkasan. Dengan demikian, beragam tugas dapat diselesaikan dengan lebih efektif dan efisien.

Keyword :

TERKINI
Zohran Mamdani Larang Penggunaan AI bagi Siswa, Apa Alasannya? Eks Ketua KPK Tolak Pengesahan RUU Perampasan Aset, Ini Alasannya Perkembangan Teknologi AI Bantu Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi Kerj Dewan Pers Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Gagasan di Era Digital