Selasa, 01/09/2026 15:45 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah Spanyol memutuskan untuk memperpanjang pengawasan perbatasan bagi penumpang yang tiba dari Italia melalui jalur laut dan udara selama 15 hari.
Hal itu dilakukan sebagai balasan atas keputusan serupa yang diambil Italia atas Spanyol, menurut laporan surat kabar El Mundo.
Sebelumnya, Senin (31/8), Pemerintah Italia memperpanjang pembatasan dan pemeriksaan terhadap penumpang yang tiba dari Spanyol selama 15 hari sebagai dampak dari krisis migrasi di Ceuta.
Spanyol mulai memberlakukan pemeriksaan tambahan bagi penumpang dari Italia pada 8 Agustus, sebagai tanggapan atas pembatasan awal yang diberlakukan Italia.
Mendagri Katalonia Sebut Penundaan El Clasico Bukan Karena Masalah Keamanan
Kekerasan Meningkat di Barcelona Setelah Jutaan Warga Turun ke Jalan
Pemerintah Spanyol Menentang Laga El-Clasico di Camp Nou
Langkah-langkah tersebut semula direncanakan berlaku hingga 7 September mendatang, tetapi diperpanjang selama 15 hari ke depan. Pada akhir Juli, Ceuta mengalami arus masuk migrasi dalam jumlah besar dari negara tetangganya, Maroko.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Spanyol, Fernando Grande-Marlaska, mengatakan sekitar 72.000 migran telah memasuki wilayah Spanyol di pesisir Afrika Utara dan sekitar 70.000 di antaranya telah kembali ke Maroko.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti