ASDP Sediakan KMP Ile Labelakan Angkut Bantuan Korban Gempa NTT

Minggu, 16/08/2026 19:18 WIB

JAKARTA, Jurnas.com — Pascagempa NTT, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan KMP Ile Labalekan untuk mengangkut bantuan logistik dari Pelabuhan Bolok, Kupang, menuju Ende.

Kapal dijadwalkan berangkat pada Minggu (16/8/2026) pukul 21.00 WITA, setelah logistik diperkirakan tiba di Pelabuhan Bolok sekitar pukul 19.00 WITA untuk selanjutnya dimuat ke kapal.

“ASDP siap mengambil peran melalui konektivitas penyeberangan agar bantuan kemanusiaan segera bergerak menuju wilayah yang membutuhkan. Kami ingin memastikan jalur transportasi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pemerintah dan masyarakat dalam penanganan serta pemulihan,” ujar Direktur Utama ASDP Heru Widodo melalui keterangannya, Minggu (16/8/2026).

Bantuan logistik berasal dari berbagai unsur pemerintah dan stakeholder. Rinciannya meliputi 5 truk sedang dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah V, 8 kendaraan pikap dari Telkom, Indosat, dan BPBD, 2 ambulans dari Polda, serta 2 mobil dari BPTD. Berdasarkan rincian tersebut, terdapat 17 kendaraan pengangkut bantuan.

ASDP juga membuka ruang bagi masyarakat, komunitas, dan instansi yang ingin turut bergerak bersama. Bantuan berupa barang/logistik, bukan kendaraan, dapat diserahkan di Pelabuhan Bolok.

Kebutuhan yang dapat dikirim antara lain makanan, air minum, obat-obatan dan perlengkapan medis, pakaian, selimut, perlengkapan tidur, tenda, popok dan kebutuhan bayi, serta kebutuhan darurat lainnya.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menegaskan, dukungan ini merupakan bentuk gotong royong untuk memperkuat penanganan bencana sekaligus mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menguatkan upaya kemanusiaan ini. ASDP mendukung dari sisi konektivitas dan fasilitas penyeberangan, sementara bantuan yang terkumpul menjadi bagian dari kepedulian bersama untuk meringankan beban masyarakat terdampak,” jelas Windy.

Untuk informasi jadwal keberangkatan dan koordinasi penyerahan bantuan, masyarakat dapat menghubungi Akbar di 0852-5220-0782. Bantuan wajib dikemas dengan baik, aman, dan layak kirim. Barang mudah pecah wajib diberi penanda “Fragile”, sedangkan barang berbahaya, mudah terbakar, beracun, maupun barang yang dilarang sesuai ketentuan tidak dapat diterima.

TERKINI
Kombinasi Cat Ruang Tamu yang Elegan dan Memanjakan Mata Ini Cara Bergaul agar Dikenang dan Dirindukan dalam Islam Jangan Jadi Orang yang Tak Peduli, Ini Pesan Rasulullah BNI Bergerak Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT