Jum'at, 07/08/2026 02:58 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran telah memasuki tahap akhir, lapor stasiun televisi Al-Hadath pada Kamis, mengutip seorang pejabat tinggi.
“Negosiasi tidak langsung antara Amerika Serikat dan Iran melalui para mediator telah memasuki tahap akhir,” kata sumber tersebut seperti dikutip Al-Hadath.
Sumber itu juga mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi diperkirakan akan mengunjungi Pakistan pada akhir pekan ini atau awal pekan depan.
Pada Rabu, seorang sumber senior Pakistan mengatakan kepada RIA Novosti bahwa Araghchi dijadwalkan mengunjungi Pakistan pada 7 Agustus.
Iran Ancam Serang Negara Teluk jika AS Lancarkan Serangan Baru
Tahan Serangan Besar-besaran, Trump Klaim Iran Minta Jalur Perundingan
Menteri AS Kecam Laporan Media Tentang Menipisnya Persediaan Rudal AS
Selama kunjungan tersebut, ia akan diterima oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Panglima Angkatan Darat Asim Munir, dan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Ishaq Dar.
Pada 10 Juli, saat dimulainya kembali eskalasi konflik antara Iran dan AS, Sharif menyatakan kesiapan Islamabad untuk terus berperan sebagai mediator antara kedua negara.
Teheran dan Washington menandatangani sebuah memorandum pada 18 Juni untuk mengakhiri konflik yang dimulai pada 28 Februari. Namun, pada 8 Juli, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata tersebut tidak lagi berlaku. Sejak itu, pasukan AS melancarkan beberapa serangan terhadap Iran.
Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan serangan tersebut merupakan respons atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz. Pasukan Iran membalas melancarkan serangan terhadap sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah.
Sumber: Sputnik/RIA Novo
Keyword : Perang IranIran ASNegosiasi Iran AS