Enzo Maresca Siapkan Reuni dengan Bintang Andalan Chelsea

Rabu, 05/08/2026 16:23 WIB

London, Jurnas.com - Manchester City kini menjalin kontak langsung dengan perwakilan winger Chelsea, Pedro Neto. The Citizens mengincar pemain internasional Portugal tersebut sebagai opsi utama guna memperkuat lini serang jika Savinho hengkang sebelum bursa transfer musim panas ditutup.

Savinho dikabarkan terbuka untuk meninggalkan Etihad Stadium setelah hanya mencatatkan 11 kali starter dari 31 penampilan di ajang Liga Premier dan Liga Champions musim lalu. Tottenham Hotspur menjadi salah satu peminat utama yang gencar memburu tanda tangan pemain asal Brasil tersebut.

Menurut laporan pakar transfer Fabrizio Romano yang dikutip Sports Mole pada Rabu (5/8), manajemen City telah melakukan pembicaraan langsung dengan kubu Pedro Neto untuk menjajaki potensi kepindahan.

Besaran banderol yang ditetapkan Chelsea diprediksi bakal menjadi faktor penentu apakah City akan merampungkan transfer ini secara serius. Di sisi lain, Tottenham Hotspur juga dilaporkan memantau situasi Neto sebagai alternatif jika gagal mendaratkan Savinho.

Kepindahan ke Etihad Stadium bakal mempertemukan kembali Neto dengan Enzo Maresca, sosok manajer yang memboyongnya ke Stamford Bridge pada musim panas 2024 lalu.

Neto merupakan pilar kunci di bawah asuhan Maresca saat membela Chelsea. Pada musim 2024/2025, pemain berusia 26 tahun tersebut membukukan sembilan gol dan sembilan asis dari 51 penampilan, termasuk menyumbang tiga gol saat membawa Chelsea menjuarai Piala Dunia Antarklub 2025.

Maresca menilai Neto sebagai target transfer yang minim risiko karena sudah memahami betul karakteristik, kelebihan, serta kelemahan sang pemain. Berbekal pengalaman 180 pertandingan di Liga Premier Inggris, Neto diyakini tak akan membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan taktik Maresca di Manchester City.

TERKINI
Pengangguran di Indonesia Turun jadi 7,22 Juta Orang Legislator Ajak Masyarakat Pahami Tata Kelola Dana Haji Komisi III Dorong Lembaga Pengelola Aset Libatkan Akademisi dan Praktisi Komisi III DPR Minta Strategi Baru Hadapi Modus TPPO Berkedok Wisata