Sekolah Rakyat Buka Masa Depan Anak Miskin Lewat Pendidikan Berkualitas

Rabu, 05/08/2026 15:33 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania, menegaskan penyelenggaraan Sekolah Rakyat selama satu tahun harus mampu membuka masa depan anak-anak dari keluarga miskin melalui pendidikan yang berkualitas serta memiliki pengakuan resmi dari negara.

“Sehingga lulusan Sekolah Rakyat dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja tanpa hambatan administratif,” kata Dini dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (5/8).

Pernyataan itu menanggapi evaluasi satu tahun pelaksanaan program Sekolah Rakyat.

Dini mengatakan Komisi VIII DPR RI akan memastikan ijazah yang diterbitkan Sekolah Rakyat memiliki legalitas yang diakui negara. Menurutnya, pengakuan terhadap ijazah menjadi aspek penting agar lulusan tidak mengalami kendala saat melanjutkan pendidikan ataupun memasuki dunia kerja.

Selain itu, DPR juga akan mengawal pelaksanaan program melalui fungsi pengawasan. Komisi VIII, kata dia, akan memastikan koordinasi antara Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan, Kementerian Agama, dan pemerintah daerah berjalan optimal.

Pengawasan tersebut akan dilakukan melalui rapat kerja, rapat dengar pendapat, kunjungan lapangan, hingga evaluasi secara berkala guna memastikan penyelenggaraan Sekolah Rakyat berjalan sesuai tujuan.

Sebelumnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa selama satu tahun penyelenggaraan Sekolah Rakyat, para siswa telah menorehkan ratusan prestasi di berbagai tingkatan, mulai dari daerah hingga internasional.

Sepanjang 2025, siswa Sekolah Rakyat meraih empat prestasi tingkat internasional, 674 prestasi tingkat nasional, 71 tingkat regional, 513 tingkat provinsi, 842 tingkat kabupaten/kota, 89 tingkat kecamatan, serta 1.347 prestasi di tingkat sekolah.

Menurut Saifullah Yusuf, capaian tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan mampu berkembang dan bersaing apabila memperoleh kesempatan belajar yang memadai.

 

 

 

TERKINI
Pengangguran di Indonesia Turun jadi 7,22 Juta Orang MU Dipastikan Gigit Jari, Newcastle Pasang Harga Lewis Hall Rp1,4 Triliun Maret 2026, Penduduk Miskin Turun jadi 22,93 Juta Orang Madrid Pinjamkan Mastantuono ke Fiorentina, Pembagian Gaji Disepakati