Kapal Dagang Iran Diserang, Menlu Iran dan Rusia Kutuk Tindakan Ukraina

Senin, 27/07/2026 12:01 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov melalui percakapan telepon pada Minggu (26/7) mengutuk serangan "ilegal" Ukraina terhadap kapal dagang Iran di Laut Kaspia, menurut kementerian luar negeri Iran.

Araghchi mengecam tindakan Ukraina tersebut sebagai "petualangan berbahaya dan pelanggaran terang-terangan terhadap prinsip-prinsip dasar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa," seraya menekankan bahwa Iran akan membela keamanan nasional dan kepentingannya dengan tegas, menurut pernyataan kementerian tersebut.

Sementara itu, Lavrov mengutuk serangan tersebut sebagai "tindakan yang melanggar hukum internasional serta ancaman terhadap rute perdagangan antara Rusia dan Iran," tambah pernyataan itu.

Kedua menteri juga membahas perkembangan regional menyusul apa yang digambarkan Teheran sebagai "pelanggaran janji dan upaya menciptakan ketidakamanan di Selat Hormuz" oleh Amerika Serikat (AS), menurut pernyataan tersebut.

Menurut Kementerian Luar Negeri Iran, serangan itu terjadi pada Sabtu (25/7) pukul 03.00 waktu setempat (06.30 WIB), dan mengakibatkan ledakan pada kapal tersebut serta tewasnya seorang pelaut. Kantor berita semiresmi Iran, Mehr, pada Minggu melaporkan bahwa tiga awak kapal juga terluka dalam serangan itu.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Sabtu mengatakan bahwa pasukan Ukraina telah menyerang sebuah kapal perang Rusia dan kapal-kapal yang digunakan untuk mengangkut kargo militer yang terkait dengan Iran di Laut Kaspia.

TERKINI
Ini 5 Penyebab Mata Kering dan Cara Mengatasinya Kapal Dagang Iran Diserang, Menlu Iran dan Rusia Kutuk Tindakan Ukraina BNI Antar Indonesia Mendunia, Fajar/Fikri Pertahankan Gelar China Open 2026 Kasus Rejang Lebong Meluas, KPK Usut Korupsi di Pemkot Bengkulu