Senin, 22/06/2026 11:36 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah Malaysia berencana menurunkan harga solar bersubsidi mulai bulan depan.
Alih-alih menaikkan harga, Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim justru akan menurunkan harga solar dengan alasan adanya kemajuan dalam negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat (AS).
"Saya mengumumkan solar bersubsidi bersasaran, bukan untuk menaikkan melainkan untuk menurunkan harga solar meskipun situasinya tidak menentu," kata Anwar pada Minggu (22/6) menurut The Star.
"Sejauh ini, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang banyak mengoordinasikan negosiasi tersebut, memberi tahu saya bahwa kali ini dia yakin krisis di Timur Tengah dapat diredakan. Jadi, ini akan membantu kita dalam hal harga solar," lanjut Anwar.
Diketahui bahwa Iran dan AS telah merampungkan draf pelonggaran sementara sanksi terhadap ekspor minyak Iran dalam perundingan Swiss.
"Pembahasan teknis tersebut berakhir dengan perampungan draf terkait pelonggaran sementara sanksi yang dikenakan terhadap ekspor minyak Iran," kata anggota tim perunding Iran Hossein Ghorbanzadeh, dikutip dari kantor berita semi resmi Iran Tasnim.