Sabtu, 20/06/2026 19:52 WIB
MEDAN, Jurnas.com – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Medan (Unimed) membuat program beasiswa perempuan pesisir.
Program ini untuk memperluas akses pendidikan, meningkatkan keterampilan, serta mendorong kemandirian ekonomi perempuan di wilayah Danau Toba dan Sibolga, Sumatera Utara.
Penandatanganan kerja sama disaksikan langsung oleh Direktur Keuangan ASDP, Bunga Herlina, dan ditandatangani oleh General Manager ASDP Cabang Danau Toba Nikson Ambarita bersama Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi Universitas Negeri Medan, Prof. Erond Litno Damanik. Kegiatan tersebut berlangsung di Manhattan Times Square, Medan, pada Jumat (19/6/2026).
“Kami ingin membuka lebih banyak peluang bagi perempuan muda di kawasan Danau Toba dan Sibolga untuk memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Kami percaya bahwa pemberdayaan perempuan melalui akses pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, berdaya saing, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Bunga Herlina melalui keterangannya, Sabtu (20/6/2026).
Kiai Utama Tolak Manuver Gus Ipul Memecah NU Kultural dengan Pengurus
Trump Perkirakan Iran Setujui Kesepakatan dalam 60 Hari
Lagi-lagi Pemadaman Listrik di Bandung, Warga Terganggu, PLN Memohon Maaf
Melalui program ini, kata Bunga, peserta akan memperoleh pembekalan keterampilan praktis yang memiliki nilai ekonomi dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja, mulai dari bidang tata boga, tata rias, tata busana, hingga kemampuan berbahasa Inggris.
Bunga berharap, program ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sekitar wilayah operasional ASDP sekaligus memperluas peluang perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.
SDM Kompeten
Program beasiswa perempuan pesisir juga sejalan dengan upaya pengembangan Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Seiring meningkatnya aktivitas pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan tersebut, kebutuhan akan sumber daya manusia lokal yang kompeten menjadi semakin penting.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa selain penandatanganan kerja sama, pada hari yang sama ASDP juga menyelenggarakan kegiatan Inspiration Day bersama sivitas akademika Universitas Negeri Medan dengan tema “Perempuan Berdaya Sebagai Penggerak Ekonomi di Sektor Formal dan Informal.”
“Kegiatan ini menjadi ruang berbagi inspirasi dan wawasan mengenai pentingnya peran perempuan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, baik melalui profesi di sektor formal maupun melalui kewirausahaan dan usaha mandiri di sektor informal. Melalui forum ini, kami mendorong lahirnya perempuan-perempuan yang percaya diri, memiliki kompetensi, serta mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungan sekitarnya,” jelas Windy.
Ia menjelaskan, program beasiswa perempuan pesisir merupakan bagian dari implementasi pilar sosial dan ekonomi TJSL ASDP sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 1 Tanpa Kemiskinan, SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 5 Kesetaraan Gender, SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 10 Berkurangnya Kesenjangan.