Sabtu, 09/05/2026 23:30 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pelajar Indonesia memiliki beragam pilihan saat lulus dari jenjang pendidikan menengah, mulai dari melanjutkan ke perguruan tinggi dalam negeri, atau mencoba pengalaman berkuliah di luar negeri.
Malaysia, sebagai salah satu destinasi pendidikan tinggi, menghadirkan berbagai tawaran menarik untuk para calon sarjana, maupun sarjana yang ingin menempuh pendidikan pascasarjana di luar negeri.
Dalam World Post Graduate Expo yang diselenggarakan Education Malaysia Global Services (EMGS) di Jakarta pada Sabtu (9/5), sebanyak 14 perguruan tinggi negeri dan swasta Malaysia menghadirkan sejumlah pilihan menarik.
University Selangor (Unisel) menjadi salah satu pilihan bagi pelajar yang ingin bergabung di kampus negeri. Unisel menawarkan lima fakultas dan puluhan program studi, yakni Fakultas Pendidikan dan Ilmu Sosial, Fakultas Komunikasi, Seni Visual dan Komputer, Fakultas Teknik dan Ilmu Hayati, Fakultas Bisnis dan Akuntansi, dan Fakultas Ilmu Kesehatan.
Kuliah di Malaysia Jadi Pilihan Teratas Pelajar Indonesia
Info Lengkap Kuliah di Malaysia, Cek di Aplikasi Ini
Sebagai contoh, jenjang diploma untuk Prodi Pendidikan Anak Usia Dini dibanderol 23.350 Ringgit Malaysia untuk masa studi dua setengah tahun. Prodi yang sama di jenjang sarjana sebesar 37.740 Ringgit Malaysia dengan studi tiga setengah tahun.
Adapun untuk pascasarjana, harganya mulai dari 20.400 Ringgit Malaysia untuk jenjang magister, dan mulai 26.400 Ringgit Malaysia untuk jenjang doktor.
"Pelajar-pelajar Indonesia umumnya berminat di fakultas yang berkaitan dengan IT, bisnis dan akuntansi, kemudian juga pendidikan. Ilmu kesehatan juga diminati, karena kebutuhan tenaga kesehatan di Selangor cukup tinggi," ujar Associate Professor Unisel, Dr. Setyawan Widyarto kepada Jurnas.com.
Setyawan juga memaparkan sejumlah daya tarik Unisel, di antaranya kurikulum yang selalu diperbarui, hingga kemitraan dengan industri dan lembaga akreditasi profesional, sehingga memudahkan lulusannya untuk bekerja.
"Misalnya akuntansi, dia sudah ada mata kuliah yang sama untuk menjadi akuntan. Jadi ini semacam sertifikat profesional," kata dia.
Perguruan tinggi lainnya yang bisa menjadi pilihan kuliah di Malaysia ialah Asia Pacific University (APU). Kampus swasta peringkat ke-16 di QS World Education Ranking untuk kategori International Students ini cocok untuk pelajar Indonesia yang tertarik pada bidang teknik, teknologi informatika, akuntansi dan perbankan, dan manajemen bisnis.
Perwakilan APU di Indonesia, Hansen, mengatakan APU berlokasi strategis di Kuala Lumpur. Keunikannya, pelajar Indonesia dapat memilih untuk berkuliah tatap muka maupun daring (online) dengan durasi kuliah yang cukup singkat, yakni hanya tiga tahun.
"Selain itu, hal menariknya ialah kesempatan pelajar Indonesia merasakan magang di Malaysia dengan exposure multinasional company yang bekerja sama dengan kampus kami," ujar Hansen.
Kesempatan bekerja di Malaysia juga terbuka lebar di APU. Keberadaan APU Career Center membantu calon lulusan untuk mengenali skill dan memetakan peluang bekerja di industri.
Adapun mengenai biaya kuliah, jenjang diploma dipatok mulai dari 52.600 Ringgit Malaysia dengan pilihan Prodi Teknologi Informasi dan Komunikasi hingga Prodi Akuntansi selama dua tahun perkuliahan.
Di jenjang sarjana, biaya pendidikan dimulai dari 30 ribuan Ringgit Malaysia per tahun. Sedangkan di jenjang doktor, APU menawarkan biaya kuliah mulai dari 34.000 Ringgit Malaysia secara keseluruhan.
"APU cukup diminati oleh pelajar Indonesia. Dalam setahun ada 300 pelajar yang kuliah di Malaysia dari S1 sampai S3. Jadi, minat belajarnya cukup besar," dia menambahkan.