Sabtu, 09/05/2026 23:23 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Haji dan Umrah RI mengatakan bahwa sudah 20 jemaah haji asal Indonesia yang wafat selama proses pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 M.
Kemenhaj menyampaikan duka cita mendalam dan memastikan seluruh hak layanan jemaah wafat terpenuhi sesuai prosedur.
Dari sisi kesehatan, hingga saat ini tercatat 19.549 jemaah menjalani rawat jalan, 170 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), 352 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi, dan 77 jemaah masih menjalani perawatan.
Karena itu, jemaah diingatkan untuk tetap disiplin menjaga kesehatan mengingat suhu di Madinah dan Makkah berkisar antara 38 hingga 42 derajat Celsius.
Hari ke-16 Operasional Haji: 12.725 Jemaah Jalani Rawat Jalan, 10 Wafat
Kata Kemenhaj Soal 10 Calo Haji Ilegal di Saudi Ditangkap
Hari ke-14 Operasional Haji: 81.992 Jemaah RI Diberangkatkan, 9 Orang Wafat
"Jemaah kami imbau untuk mengatur aktivitas ibadah sesuai kemampuan, memperbanyak minum air, menggunakan pelindung diri, dan segera melapor apabila mengalami gangguan kesehatan. Menjaga kesehatan adalah bagian penting dari kesiapan menuju puncak haji," kata juru bicara Kemenhaj RI Ichsan.
Diketahui, hingga Jumat (8/5), sebanyak 303 kloter dengan total 117.452 jemaah dan 1.209 petugas telah diberangkatkan dari Tanah Air menuju Arab Saudi.
Sementara itu, pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah terus berlangsung bertahap. Hingga saat ini, sebanyak 165 kloter dengan 63.822 jemaah dan 660 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib dan mempersiapkan diri menuju puncak ibadah haji.
Untuk kedatangan gelombang kedua melalui Bandara King Abdul Aziz International Airport di Jeddah, tercatat sebanyak 28 kloter dengan 10.731 jemaah dan 113 petugas telah tiba. Selain itu, sebanyak 2.958 jemaah haji khusus juga telah berada di Arab Saudi.
“Prioritas kami adalah memastikan seluruh jemaah Indonesia mendapatkan layanan terbaik selama berada di Arab Saudi, mulai dari hotel yang nyaman, konsumsi yang terjaga, transportasi yang tertib, hingga layanan kesehatan yang responsif. Dengan demikian, jemaah dapat beribadah dengan tenang dan fokus menghadapi puncak haji,” ujar Ichsan.
Dari sisi akomodasi, PPIH Daerah Kerja Madinah telah melayani 267 kloter dengan total 104.796 jemaah yang menempati 94 hotel. Sementara PPIH Daerah Kerja Makkah melayani 165 kloter dengan total 63.822 jemaah yang tersebar di 180 hotel.
Pada layanan konsumsi, hingga saat ini sebanyak 2.782.118 box makanan telah didistribusikan kepada jemaah Indonesia, terdiri atas 2.129.003 box di Madinah dan 653.115 box di Makkah.
Sementara itu, layanan Bus Shalawat di Makkah telah mengoperasikan 17 rute dengan total 969 perjalanan untuk melayani mobilitas jemaah dari hotel menuju Masjidil Haram dan kembali ke hotel.