ASDP Salurkan Bansos dan Gelar Pelatihan Kewirausahaan Masyarakat Bajoe

Rabu, 29/04/2026 20:18 WIB

JAKARTA, Jurnas.com – Di tengah pengalihan sementara lintasan penyeberangan Siwa–Kolaka, PT ASDP Indonesia Ferry menyalurkan bantuan sosial (bansos) serta menggelar pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat Bajoe sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan ekonomi warga.

Pengalihan lintasan dilakukan untuk mendukung rehabilitasi fasilitas dermaga Pelabuhan Bajoe, khususnya peningkatan kapasitas movable bridge dari 30 ton menjadi 50 ton.

Pekerjaan peningkatan fasilitas tersebut berlangsung mulai 1 Mei hingga 1 Juni 2026.

“Peningkatan kapasitas dermaga ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan layanan penyeberangan yang lebih optimal dan berkeselamatan. Di saat yang sama, ASDP juga ingin memastikan masyarakat tetap merasakan manfaat langsung melalui bantuan sosial dan penguatan kapasitas ekonomi,” ujar Direktur Utama ASDP Heru Widodo melalui keterangannya, Rabu (29/4/2026).

Sebagai bentuk kepedulian tersebut, ASDP menyalurkan 500 paket sembako gratis kepada masyarakat Bajoe pada Selasa (28/4/2026).

Selain bantuan sosial, ASDP juga menggelar seminar dan pelatihan kewirausahaan pada Rabu (29/4/2026). Program tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pengalihan sementara lintasan penyeberangan sekaligus membekali keterampilan dalam menciptakan alternatif sumber penghasilan selama masa rehabilitasi berlangsung. Melalui pelatihan ini, masyarakat didorong untuk terus produktif, kreatif, dan mampu mengembangkan peluang usaha baru secara berkelanjutan.

General Manager ASDP Bajoe Anom Sedayu menjelaskan, rehabilitasi dermaga yang dimulai pada 1 Mei 2026 turut melibatkan sedikitnya 25 tenaga kerja lokal. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai optimal dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi dan aspek keselamatan sebagai prioritas utama.

“Pengalihan lintasan Siwa–Kolaka ini bersifat sementara sesuai Surat Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor AP.201/1/16/DJPD/2026 tanggal 13 Februari 2026. Setelah rehabilitasi rampung, layanan penyeberangan Bajoe–Kolaka akan kembali beroperasi normal,” ujar Anom.

TERKINI
KPK Buat Dua Kajian untuk Cegah Korupsi pada Sektor Kehutanan ASDP Salurkan Bansos dan Gelar Pelatihan Kewirausahaan Masyarakat Bajoe Perkuat Pembangunan Papua, Transmigrasi Patriot Dirancang Beri Dampak Nyata Satgas PKH Didesak Sita Aset PT BS Kasus Lahan Ilegal di Rokan Hulu