Rabu, 22/04/2026 12:01 WIB
Zurich, Jurnas.com - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mengumumkan tambahan tiket Piala Dunia, dalam pengumuman resmi yang disampaikan pada Rabu (22/4) ini.
Langkah tersebut diambil setelah munculnya gelombang kemarahan penggemar akibat kebijakan FIFA yang menambahkan kategori harga baru yang jauh lebih mahal.
Tiket tambahan ini tersedia untuk 104 pertandingan dalam Kategori 1, 2, dan 3, di samping kategori harga `barisan depan` (front category) yang baru saja ditambahkan bulan ini.
Kebijakan kategori baru tersebut memicu protes daring dari para penggemar yang merasa telah mendapatkan lokasi kursi kurang strategis, sementara kursi yang lebih baik sengaja ditahan oleh FIFA untuk dijual dengan harga lebih tinggi.
FIFA Resmi Umumkan 52 Wasit Utama untuk Pimpin Piala Dunia 2026
Conte Buka Peluang Comeback Melatih Timnas Italia
Tiga Klub Raksasa Inggris Incar Morgan Rogers, Harganya Tembus Rp2 Triliun
Sejak penjualan pertama dibuka pada Desember lalu, FIFA telah melakukan penyesuaian harga yang drastis. Pada Desember lalu, harga berkisar antara $140 atau Rp2.405.200 untuk Kategori 3, hingga $8.680 atau Rp149 juta untuk babak final.
Sementara itu dalam pengumuman harga tiket terbaru yang disampaikan awal April, harga melonjak hingga mencapai $10.990 atau Rp188 juta untuk kategori tertinggi.
Hingga saat ini, FIFA belum memberikan komentar resmi terkait keluhan penggemar mengenai penambahan kategori tiket baru yang dilakukan pada 9 April tersebut.
Laporan dari The Athletic pada Selasa (21/4) kemarin mengungkapkan adanya ketimpangan dalam angka penjualan tiket di Stadion SoFi, Los Angeles.
Berdasarkan dokumen internal per 10 April, penjualan tiket untuk laga pembuka timnas AS melawan Paraguay pada 12 Juni mendatang tercatat masih lesu dibandingkan laga lainnya.
FIFA memproyeksikan kapasitas Stadion SoFi untuk turnamen ini sekitar 69.650 kursi. Rendahnya angka penjualan untuk laga tuan rumah AS diduga berkaitan erat dengan tingginya harga tiket yang ditetapkan FIFA sejak Desember lalu, yang mencapai belasan kali lipat dibandingkan harga tiket untuk laga Iran melawan Selandia Baru di stadion yang sama.