Selasa, 21/04/2026 16:02 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan tidak pernah ada pembahasan mengenai wacana fusi antara Partai Gerindra dengan Partai NasDem sebagaimana isu yang belakangan beredar.
Menurut dia, kabar tersebut justru menimbulkan tanda tanya di internal Gerindra. Ia mengaku tidak mengetahui asal muasal informasi yang menyebut adanya rencana penggabungan kedua partai politik tersebut.
Jaminan Sosial hingga Pensiun PRT Akan Dibahas di Peraturan Pemerintah
Tak Mau Buru-buru, DPR Prioritaskan Kualitas Revisi UU Pemilu
RUU PPRT Disepakati di Tingkat I, Siap Dibawa ke Paripurna
“Kami juga bingung, sebenarnya isu itu datang dari mana,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (21/4).
Ia menambahkan, pihak NasDem telah lebih dulu memberikan klarifikasi terkait isu tersebut. Karena itu, Gerindra menilai penjelasan yang disampaikan sudah cukup mewakili.
“NasDem sudah menjelaskan, dan karena memang mereka yang disebut, kami rasa itu sudah cukup,” katanya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menyampaikan bahwa belum ada pembahasan serius terkait rencana merger ataupun fusi dengan partai lain di internal partainya.
Ia menegaskan, fokus NasDem saat ini masih pada penguatan konsolidasi organisasi, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Sementara itu, Ketua DPP NasDem Willy Aditya mengungkapkan bahwa Ketua Umum NasDem Surya Paloh lebih mendorong konsep political bloc atau blok politik sebagai bentuk kerja sama antarkekuatan politik, bukan melalui skema merger atau penyatuan partai.