Senin, 13/04/2026 13:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ikan sapu-sapu atau Plecostomus selama ini lebih dikenal sebagai ikan pembersih akuarium atau bahkan dianggap hama di perairan liar.
Namun di beberapa daerah, ikan ini mulai dilirik sebagai alternatif sumber pangan karena jumlahnya yang melimpah dan mudah didapat.
Fenomena ini memunculkan pertanyaan di masyarakat, apakah ikan sapu-sapu benar-benar aman dan layak dikonsumsi?
Secara ilmiah, ikan ini termasuk jenis ikan air tawar yang memiliki kandungan nutrisi tertentu, meskipun belum sepopuler ikan konsumsi lainnya. Dengan pengolahan yang tepat, ikan sapu-sapu dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein.
Jual Daging Ikan Sapu-Sapu, Warga Cikarang Ditangkap Satpol PP
5 Jenis Ikan Sapu-Sapu Hias dengan Corak Tercantik di Dunia
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan
Namun, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsinya.
Berikut tujuh fakta menarik ikan sapu-sapu yang perlu diketahui: 1. Mengandung Protein yang Cukup TinggiIkan sapu-sapu memiliki kandungan protein yang cukup baik untuk membantu pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh, meskipun masih perlu penelitian lebih lanjut untuk standar gizinya secara rinci.
Dibandingkan beberapa ikan air tawar lainnya, ikan ini cenderung memiliki kadar lemak yang relatif rendah, sehingga berpotensi menjadi pilihan makanan sehat jika diolah dengan benar.
3. Memiliki Mineral PentingIkan sapu-sapu mengandung mineral seperti kalsium dan fosfor yang berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Salah satu tantangan utama adalah tekstur dagingnya yang cenderung keras dan banyak tulang, sehingga membutuhkan teknik pengolahan khusus agar lebih layak konsumsi.
5. Berpotensi Mengandung KontaminanKarena hidup di perairan yang sering tercemar, ikan sapu-sapu berisiko mengandung logam berat atau zat berbahaya. Oleh karena itu, sumber perairan harus diperhatikan sebelum dikonsumsi.
6. Perlu Proses Pengolahan KhususIkan ini biasanya diolah dengan cara digoreng kering, diasap, atau dijadikan abon agar teksturnya lebih lunak dan rasanya lebih nikmat.
7. Mulai Dimanfaatkan sebagai Pangan AlternatifDi beberapa wilayah, ikan sapu-sapu mulai dimanfaatkan sebagai solusi untuk mengurangi populasi sekaligus menjadi sumber protein alternatif bagi masyarakat.