Spanyol Tutup Wilayah Udara bagi Pesawat Militer AS

Senin, 30/03/2026 18:50 WIB

Madrid, Jurnas.com - Spanyol mengumumkan penutupan wilayah udara bagi pesawat-pesawat militer Amerika Serikat (AS), yang terlibat dalam perang gabungan bersama Israel melawan Iran.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles, sekaligus mempertegas penolakan Spanyol terhadap penggunaan pangkalan militer yang dioperasikan bersama.

"Kami tidak mengizinkan penggunaan pangkalan militer atau penggunaan wilayah udara untuk tindakan yang terkait dengan perang di Iran," kata Robles dikutip dari Reuters pada Senin (30/3).

Penutupan wilayah udara memaksa pesawat-pesawat militer untuk melewati Spanyol yang notabene anggota NATO, dalam perjalanan menuju target di Timur Tengah.

"Tetapi hal itu tidak termasuk situasi darurat," demikian laporan harian Spanyol, El Pais.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Carlos Cuerpo dalam sebuah wawancara dengan radio Cadena Ser ditanya mengenai keputusan menutup wilayah udara Spanyol dapat memperburuk hubungan dengan Amerika Serikat.

"Keputusan ini merupakan bagian dari keputusan yang telah dibuat oleh pemerintah Spanyol untuk tidak berpartisipasi atau berkontribusi pada perang yang dimulai secara sepihak dan bertentangan dengan hukum internasional," ujar Cuerpo.

Sebelumnya, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez telah menjadi salah satu penentang paling vokal terhadap serangan AS dan Israel terhadap Iran, menggambarkannya sebagai tindakan sembrono dan ilegal.

Hasilnya, Presiden AS Donald Trump mengancam akan memutus perdagangan dengan Madrid karena menolak penggunaan pangkalan Spanyol oleh AS dalam perang tersebut.

TERKINI
Ini Alasan Gunung Papandayan Cocok untuk Pendaki Pemula Panduan Adab dan Sunah Hari Jumat Sesuai Tuntunan Rasulullah Ini Surat di Al-Qur`an yang Dianjurkan Dibaca pada Hari Jumat Deretan Peristiwa Besar yang Terjadi di Hari Jumat, Apa Saja?