Sabtu, 21/03/2026 14:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang jatuh pada hari ini, Sabtu (21/3), tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi "pesta" kuliner nasional.
Menariknya, Indonesia memiliki deretan hidangan yang seolah memiliki kontrak eksklusif dengan Lebaran.
Meski bahan-bahannya tersedia sepanjang tahun, sensasi dan keberadaannya jarang ditemukan di hari-hari biasa.
Berikut adalah 5 makanan yang paling dinanti dan menjadi simbol perayaan Lebaran di tanah air: 1. Ketupat (Sang Primadona)Hampir tidak ada meja makan di Indonesia yang absen dari kehadiran ketupat saat 1 Syawal. Beras yang dimasak di dalam anyaman janur kuning ini adalah pengganti nasi yang wajib ada.
Enam Makanan Alami yang Disebut Baik untuk Kesehatan Hati
Pimpinan DPR Apresiasi Polri, Mudik 2026 Lancar dan Terkendali
Selama Angkutan Lebaran, 144 Ribu Orang Gunakan DAMRI Bandara
Makna filosofisnya pun mendalam; anyaman yang rumit melambangkan kesalahan manusia, sementara isinya yang putih bersih melambangkan kesucian hati setelah berpuasa.
2. Opor Ayam (Pasangan Sejati Ketupat)Jika ketupat adalah rajanya, maka opor ayam adalah ratunya. Kuah santan kental dengan bumbu kuning atau putih yang kaya rempah memberikan rasa gurih yang sempurna saat disandingkan dengan ketupat.
Hidangan ini menjadi menu "pemersatu" keluarga saat berkumpul di pagi hari setelah Shalat Id.
3. Rendang DagingMeski rendang banyak ditemukan di rumah makan Padang setiap hari, rendang buatan ibu atau nenek saat Lebaran memiliki kasta tersendiri.
Proses memasaknya yang memakan waktu berjam-jam hingga bumbunya meresap sempurna dan berwarna gelap, menjadikannya hidangan mewah yang melambangkan kemakmuran dan rasa syukur.
4. Sambal Goreng Ati KentangSebagai pelengkap tekstur, sambal goreng ati dan kentang sering menjadi pendamping setia di piring Lebaran.
Perpaduan rasa pedas, sedikit manis, dan gurih dari potongan ati ampela serta kentang dadu memberikan keseimbangan rasa pada hidangan Lebaran yang didominasi oleh santan.
5. Kue Nastar dan KastengelBeralih ke camilan, toples-toples kristal di ruang tamu akan terasa hampa tanpa kehadiran Nastar (kue kering isi selai nanas) dan Kastengel (kue keju).
Kedua kue ini adalah protokol wajib bagi setiap tuan rumah untuk menjamu tamu yang datang bersilaturahmi. Aroma margarin dan keju yang memenuhi rumah saat malam takbiran adalah pertanda pasti bahwa Lebaran telah tiba.