Kamis, 05/03/2026 16:48 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Mengundang para mantan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) RI dinilai sebagai langkah komunikasi politik yang bagus untuk memelihara kesejukan.
Demikian disampaikan Pengamat dan Founder Swarna Dwipa Institute (SDI) Frans Immanuel Saragih, Kamis (5/3/2026), mengomentari pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan para mantan Presiden dan Wapres RI, serta sejumlah tokoh politik di Istana Negara, Selasa (3/3/2026).
Pada pertemuan tersebut tampak hadir Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi) beserta wakil-wakilnya dan sejumlah menteri di era SBY dan Jokowi. Juga turut hadir sejumlah Ketua Umum Partai Politik yang ada di parlemen bersama juga menteri di jajaran kabinet Prabowo.
"Menurut saya, Prabowo berusaha menciptakan kesejukan antara pemimpin saat ini dengan pemimpin sebelumnya, ini teknik komunikasi yang baik dan juga memberikan contoh pendidikan politik yang baik bagi generasi berikutnya," ungkap Frans Saragih.
Caicedo: Chesea Belum Menyerah Kejar Tiket Liga Champions
Dua Assist Lagi, Bruno Fernandes Akan Ukir Sejarah Baru di Premier League
Carrick Puji Mentalitas Pemainnya Usai Menang Lawan Chelsea
Menututnya, dari keterangan sejumlah ketua umum partai politik usai acara pertemuan tersebut kepada awak media, semuanya menyampaikan hal-hal positif dan mendukung langkah pemerintah.
"Ini merupakan cara komunikasi yang baik dilakukan Prabowo untuk menyampaikan pesan dan langkah langkah pemerintah terhadap beragam kekuatan politik yang ada di Indonesia," ujarnya.
"Selain itu, Prabowo juga tampak mendengarkan masukan dari peserta yang hadir di acara tersebut. Partai partai yang tidak ada di kabinet juga menyampaikan hal hal positif," imbuhnya.
Mengenai Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP), lanjut Frans Saragih, juga disampaikan Prabowo bahwa ia akan mengevaluasi langkah-langkah yang akan dilakukan oleh BoP.
"Kondisi Geopolitik Global juga dibahas karena pasti akan terkait dengan Indonesia. Jadi menurut saya langkah pertemuan ini sudah tepat," katanya.
Frans Saragih juga mengingatkan sebelum pertemuan tersebut, jauh hari sebelumnya Prabowo mengundang beragam pihak untuk diskusi, baik jurnalis, mantan Menlu, pengusaha, ormas keagamaan, dan lain-lain.
"Jadi saya melihat Prabowo selalu ingin menampilkan sebagai sosok pemimpin yang terbuka terhadap beragam masukan. Ini bagus sekali dalam membangun sistem demokrasi yang sehat, dan selalu diawali dengan ide-ide besar untuk membangun Indonesia dan membuat citra positif Indonesia di mata internasional," pungkas Frans Saragih.
Keyword : Prabowo Subianto Mantan Presiden Undang pertemuan