Senin, 20/07/2026 17:35 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Sepuluh orang, termasuk pelaku, terluka dalam penembakan massal di Tucson, negara bagian Arizona, Amerika Serikat, Minggu (19/) malam.
Penembakan itu terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari waktu setempat di area padat penduduk di pusat kota Tucson, kota terpadat kedua di Arizona, ungkap para petugas dari Departemen Kepolisian Tucson.
Sejumlah petugas kepolisian yang sedang berpatroli di area tersebut mendengar suara tembakan dan langsung berlari ke arah suara tembakan itu, menurut laporan media lokal, mengutip keterangan kepolisian.
Saat petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian, mereka melihat seorang pria sedang melarikan diri. Para petugas memberikan peringatan kepada pelaku beberapa kali sebelum akhirnya seorang petugas berseragam melepaskan tembakan ke arahnya.
AS Cabut Lisensi Perizinan Penjualan Minyak Iran
Pochettino Buka Suara Usai AS Tersingkir di Piala Dunia
25 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas Sepekan Terakhir
Petugas kepolisian memberikan pertolongan pertama kepada para korban di lokasi kejadian sebelum Departemen Pemadam Kebakaran Tucson melarikan mereka ke rumah sakit terdekat.
"Seorang tersangka telah ditahan dan sejumlah korban sedang menjalani perawatan akibat luka serius," papar Departemen Kepolisian Tucson dalam sebuah unggahan di media sosial X.
Wali Kota Tucson Regina Romero dalam sebuah pernyataan mengatakan aksi kekerasan bersenjata tersebut adalah serius dan tak berdasar.
Identitas pelaku maupun para korban belum dirilis, sementara penyebab penembakan tersebut dan kondisi terkini para korban masih belum diketahui. (Ant)