Kamis, 19/02/2026 11:04 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Hingga akhir Triwulan IV tahun 20205, Bank Indonesia (BI) melaporkan utang luar negeri (ULN) Indonesia naik menjadi US$ 431,7 miliar atau setara Rp7.262 triliun (dengan kurs Rp16.822 per USD) jika dibandingkan Triwulan sebelumnya.
“Perkembangan posisi ULN triwulan IV-2025 terutama dipengaruhi oleh ULN sektor publik,” ucap Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso.
Ramdan menjelaskan bahwa kondisi struktur ULN Indonesia tetap sehat karena pengelolaan ULN dilakukan dengan menerapkan prinsip kehati-hatian.
Hal ini tecermin dari rasio ULN Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 29,9% pada triwulan IV 2025, serta dominasi ULN jangka panjang dengan pangsa 85,7% dari total ULN.
Baleg DPR: Sinergi Lintas Kementerian Landasan Revisi UU Pemerintahan Aceh
Ketua DPR: Layanan Infrastruktur Pendidikan yang Merata Hak Dasar Anak
Hari Penyakit Chagas Sedunia: Kenali Ancaman `Silent` American Trypanosomia
Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN.
“Peran ULN juga akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan meminimalkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian,” jelas Ramdan.
Keyword : Bank Indonesia Utang Luar Negeri Triwulan IV 2025