Aktivitas Gunung Api Meningkat, Masyarakat Diimbau Tak Dekati Kawah Lokon

Jum'at, 06/02/2026 05:30 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berharap masyarakat dan wisatawan tidak mendekati kawah Tompaluan-Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara menyusul meningkatnya aktivitas kegempaan gunung api tersebut.

"Tingkat aktivitas Gunung Lokon saat ini Level II (Waspada)," kata Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Lokon, Armando Manguleh dalam laporan pengamatan 4 Februari 2026, di Tomohon, Kamis (6/2/2026).

Dalam laporan yang dibagikan dalam grup percakapan `BMKG dan Stakeholders` direkomendasikan masyarakat dan wisatawan tidak mendekati dan melakukan aktivitas di dalam radius 1,5 kilometer dari kawah Tompaluan (pusat aktivitas).

Bahkan ketika terjadi letusan dan hujan abu, masyarakat diimbau tetap berada di dalam rumah, dan apabila berada di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).

Masyarakat juga diajak mewaspadai potensi lahar pada sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Lokon terutama pada musim hujan.

Pada periode pengamatan tersebut, terekam gempa embusan sebanyak dua kali dengan amplitudo 20-38 milimeter selama 22-30 detik.

Terekam juga dua kali gempa vulkanik dalam amplitudo 8-37 milimeter, S-P : 0.3-0.8 detik selama 6-11 detik serta tiga kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4-10 milimeter, S-P tidak terbaca dengan durasi 50-90 detik.

Kementerian ESDM menurunkan status Gunung Lokon dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) pada 21 Oktober 2025 pukul 12:00 WITA. (Ant)

TERKINI
OTP Keberangkatan Jamaah Haji dari Bandara InJourney Airports Capai 96% Jelang Puncak Haji, Kemenhaj Ingatkan Bahaya Haji Ilegal dan Cuaca Ekstrem Tahun 2025, Tingkat Kecelakaan ASDP 0,220 Persen Gema Waisak, Menag Sebut Pindapata Ajarkan Kesederhanaan dan Kebijaksanaan