Jum'at, 02/01/2026 02:02 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Mochi Lampion, siapa yang menyangka camilan mungil bertekstur lembut ini mampu menembus pasar internasional, oleh-oleh khas Sukabumi yang sudah melegenda, kini semakin populer berkat inovasi rasa dan kemasan yang modern tanpa meninggalkan cita rasa tradisionalnya.
Usaha keluarga yang telah berdiri sejak puluhan tahun lalu ini dikenal karena mempertahankan cara pembuatan mochi secara tradisional, menggunakan tepung ketan pilihan dan isian kacang manis yang khas.
Meski sederhana, kelezatannya membuat wisatawan selalu kembali untuk membawa pulang kotak mochi sebagai buah tangan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Mochi Lampion mulai beradaptasi dengan selera generasi muda. Varian rasa baru seperti cokelat, matcha, dan keju hadir berdampingan dengan rasa klasik yang tetap digemari.
Perjuangkan Isu Pelayanan Publik, Politisi Demokrat Raih Penghargaan
Pemprov Jabar Targetkan 3.600 Koperasi Merah Putih Rampung Juli 2026
Ini Alasan Gunung Papandayan Cocok untuk Pendaki Pemula
Inovasi ini membuat mochi Sukabumi tak lagi dipandang kuno, tapi justru menjadi simbol perpaduan tradisi dan kreativitas.
Popularitasnya juga didorong oleh media sosial. Banyak wisatawan yang membagikan pengalaman mencicip mochi ini, menjadikannya salah satu ikon kuliner paling dicari di Sukabumi.
Keyword : Jawa BaratKota SukabumiMochi Lampion