Jum'at, 22/11/2024 08:52 WIB
Jakarta, Jurnas.com- Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri, Brigjen Pol Bakharuddin mengungkap kemacetan yang terjadi di Jakarta menyebabkan kerugian mencapai Rp100 triliun per tahun.
"Satu tahun kurang lebih Rp100 triliun, satu tahun di Kota Jakarta kerugiannya Rp100 triliun," ujar Bakharuddin dalam diskusi yang diselenggarakan di Gedung Dewan Pers, Rabu (20/11/2024).
Menurut Bakharuddin, bentuk kerugian tersebut salah satunya bertalian dengan kerugian kesehatan karena polusi udara. Dia mencontohkan saat menjabat di Polda Metro Jaya, setiap pekan anggota polantas yang bertugas di lapangan cek kesehatan.
"Kita setiap minggunya anggota lalu lintas yang di jalanan itu kita cek kesehatannya, luar biasa. Dampak paru-parunya, dampak dari ginjalnya dan sebagainya, cuci darah," tuturnya.
BMKG Prakirakan Sebagian Jakarta Cerah pada Pagi Hari
Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pembegalan Anggota Damkar di Jakut
MVP Lawan Persebaya, Allano: Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim
Pada kesempatan itu, Bakharuddin juga menyinggung soal angka kecelakaan di Indonesia yang mencapai 180 hingga 20 ribu dalam satu tahun. Dari jumlah itu, angka kematian akibat kecelakaan mencapai 27 ribu.
Dia juga menyebut penyebab kecelakaan paling besar adalah human error atau kelalaian manusia. Oleh karena itu, perlu ada perbaikan dalam kultur berkendara.
"Kecelakaan pertama adalah faktornya manusia, faktor kendaraan, faktor infrastruktur, faktor cuaca. Human error paling besar kurang lebih 80 sampai 90 persen," tukasnya.
Keyword : Rp100 triliun Kemacetan Jakarta