Prabowo Ingin Kirim Mahasiswa Belajar Kedokteran di Selandia Baru

Jum'at, 31/10/2025 18:52 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Presiden RI Prabowo Subianto ingin mengirim mahasiswa-mahasiswa Indonesia untuk belajar kedokteran dan kedokteran gigi ke Selandia Baru guna memenuhi kebutuhan dokter umum dan dokter gigi di dalam negeri.

Hal itu disampaikan Presiden usai melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Christopher Luxon di sela-sela rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025 di Gyeongju, Korea Selatan, Jumat, 31 Oktober 2025.

"Mau kerja sama di bidang pertanian, pendidikan. Kita ingin juga kirim lebih banyak mahasiswa untuk belajar kedokteran dan kedokteran gigi. Kita sangat butuh dokter dan dokter gigi," kata Presiden Prabowo dalam keterangan yang disampaikan melalui video Sekretariat Presiden.

Menurut Presiden, sudah banyak kemajuan yang dijalin antara Indonesia dan Selandia Baru. Beberapa kerja sama di antaranya adalah kerja sama di bidang pertanian dan pendidikan.

Adapun masalah kekurangan dokter di Indonesia sudah pernah disampaikan Presiden Prabowo sebelumnya.

Pada Sidang Kabinet Paripurna memperingati satu tahun kepemimpinannya, Presiden menjelaskan bahwa Indonesia kekurangan jumlah tenaga dokter lebih dari 140 ribu dokter.

“Kita tahu dokter umum saja kita kekurangan, kekurangan kita sangat besar. Kalau tidak salah kekurangan kita di atas 140 ribu dokter, kita kekurangan di atas 140 ribu dokter. Kita juga kekurangan (dokter) spesialis, juga ribuan spesialis yang kita kurang. Ini PR,” kata Prabowo pada Senin (20/10).

Selain membahas mengenai pendidikan, Presiden Prabowo juga membahas peningkatan kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara dengan PM Luxon.

TERKINI
Kuartal I, Penerimaan Sektor Digital Capai Rp4,48 Triliun DPR Minta Pengawasan dan Penindakan Diperketat di Perlintasan Sebidang BP BUMN Pastikan Penanganan dan Santunan Bagi Korban di Bekasi Timur Eks Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Tersangka Korupsi Dana PI 10 Persen