Senin, 13/10/2025 13:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Istirahat perdagangan pada Senin (13/10/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir nyaris stagnan.
Akhir Sesi I, IHSG hanya menguat tipis 0,02 persen ke 8.259,40.
Sempat tertekan saat bel pembukaan, IHSG rebound hingga menyentuh 8.288, rekor level tertinggi baru.
Sebanyak 269 saham menguat, 441 turun, dan 246 lainnya stagnan.
Komisi I Soroti Pelibatan TNI Awasi Kepatuhan Pajak
BKSAP DPR Dorong ASEAN Harmonisasi Regulasi AI dan Keamanan Siber
Nanik S Deyang Spill Penggantinya di BGN: "Adik Saya"
Nilai transaksi menyentuh Rp14,57 triliun, dengan volume 22,66 miliar lembar saham.
Kumpulan saham unggulan dalam LQ45 turun 0,05 persen dan JII naik 0,58 persen.
Saham pemimpin top gainers LQ45 adalah PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) menguat 6,19 persen ke Rp2.060, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) naik 5,41 persen ke Rp7.800, dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menguat 4,70 persen ke Rp1.560.
Sedangkan top losers antara lain PT Indosat Tbk (ISAT) melemah 6,17 persen ke Rp1.825, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 3,68 persen ke Rp1.830, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) turun 3,38 persen ke Rp1.145.