Minggu, 21/09/2025 12:10 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Seorang gadis berusia sembilan tahun dari Thamrassery, distrik Kozhikode, Kerala, India, dilaporkan meninggal dunia akibat infeksi Naegleria fowleri, yang dikenal dengan nama “amoeba pemakan otak”. Infeksi ini menyebabkan meningoencephalitis amuba primer (PAM), yang merupakan kondisi langka namun mematikan.
Menurut laporan Times of India pada Minggu (21/9), ini merupakan kasus keempat yang tercatat di distrik tersebut pada tahun ini, di mana sebelumnya telah ada bayi berusia tiga bulan yang juga meninggal dunia dan satu orang lainnya masih menjalani perawatan untuk penyakit yang sama.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menjelaskan bahwa Naegleria fowleri adalah amuba hidup bebas yang ditemukan di air tawar hangat dan tanah.
Amuba ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui hidung saat seseorang berenang atau mandi di air yang terkontaminasi, seperti di danau atau kolam.
Hindari Minum Teh saat Bangun Pagi, Ini Risikonya untuk Lambung
Kasus Dengue di Indonesia Capai 30 Ribu, Sasar Usia Produktif
8 Tips Penting Bagi Jemaah Haji Indonesia saat Berada dalam Pesawat
“Manusia tidak dapat terinfeksi N. fowleri dari air minum yang terkontaminasi amuba, Manusia juga tidak menularkan amuba atau PAM kepada orang lain,” kata CDC dikutip dari Antara.
Gejala infeksi biasanya muncul dalam waktu tiga hingga tujuh hari setelah terpapar, yang meliputi demam, sakit kepala, muntah, halusinasi, kebingungan, kejang, serta gangguan pada indra penciuman atau perasa. Karena gejala ini tidak spesifik dan berkembang dengan cepat, kematian biasanya terjadi dalam waktu lima hari hingga 1-18 hari setelah gejala muncul.
Pakar kesehatan setempat menyebutkan bahwa peningkatan jumlah kasus terkait dengan peningkatan pengujian untuk sindrom ensefalitis akut serta faktor lingkungan seperti polusi dan perubahan iklim. Sebagai respons, Departemen Kesehatan Kerala telah memperkenalkan protokol perawatan khusus untuk menangani kasus yang diduga.
Untuk mencegah infeksi ini, pihak berwenang di Kerala menyarankan untuk menghindari berenang di air tawar hangat yang tergenang, terutama setelah hujan deras. Selain itu, saat membersihkan hidung atau melakukan irigasi hidung, disarankan menggunakan air bersih yang telah disaring atau disterilkan.
Keyword : KesehatanInfeksiPAMamoeba pemakan otak