Selasa, 02/09/2025 19:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengaku jika pihaknya telah sukses menstabilkan nilai tukar rupiah setelah sempat melemah.
Perry mengatakan, BI terus berupaya menjaga stabilitas moneter dan pasar keuangan.
Nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp16.560 per dolar AS pada pagi hari ini, berhasil distabilkan ke level Rp16.400.
"Rupiah yang kemarin pagi pernah mencapai Rp16.560, Alhamdulillah hari ini kami bisa stabilkan ke Rp16.400," ujar Perry dalam Rapat Kerja Komite IV DPD, Selasa (2/9/2025).
Legislator PDIP Kritisi Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?
Jumat Pagi, Tiga Gunung Api di Malut dan NTT Meletus
Anggaran Terbatas, Kementrans Fokus Transformasi Transmigrasi pada 2027
Perry menegaskan, BI menargetkan rupiah dapat kembali menguat ke level Rp16.300 dan bahkan lebih kuat lagi.
Untuk mencapai hal tersebut, BI juga telah menambah likuiditas di pasar keuangan.
Perry meyakini, kondisi pasar keuangan saat ini terus berjalan dengan baik.
Selain itu, Perry menegaskan bahwa BI, bersama dengan Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), terus berkoordinasi untuk memastikan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga.
Keyword : Bank IndonesiaRupiahPerry Warjiyo