Habiburokhman Apresiasi Polda Metro Jaya atas Pengungkapan Kasus Meninggalnya Diplomat

Rabu, 30/07/2025 08:58 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) atas kinerja mereka dalam mengungkap kasus meninggalnya seorang diplomat muda.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, memuji transparansi dan kejelasan proses investigasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Habiburokhman menyoroti mekanisme investigasi kriminal ilmiah yang melibatkan banyak ahli sebagai faktor penting yang membantu masyarakat memahami kasus tersebut secara komprehensif.

"Sebagai Ketua Komisi III, kami mengapresiasi kinerja Polri, khususnya PMJ, yang mengungkap kasus meninggalnya diplomat muda dengan terang dan jelas," ujar Habiburokhman dalam keterangan resmi, Rabu (30/7).

Politikus Gerindra ini menambahkan, fakta-fakta yang disampaikan menunjukkan keseriusan penyidik dalam menangani kasus ini.

"Dari fakta-fakta yang disampaikan, bisa kami lihat bahwa para penyidik telah bekerja dengan penuh kehati-hatian, sabar, cermat, dan teliti," puji Habiburokhman.

Lebih lanjut, Habiburokhman menyatakan kekagumannya terhadap sikap penyidik yang tidak terburu-buru menutup kasus, meskipun disebutkan bahwa korban meninggal tanpa keterlibatan orang lain.

"Yang menarik, dikatakan bahwa korban meninggal tanpa keterlibatan orang lain, namun penyidik masih belum menutup kasus," ungkapnya.

Menurut Habiburokhman, hal ini menunjukkan pemahaman mendalam penyidik terhadap prinsip hukum pidana, di mana kesimpulan akhir harus didasarkan pada bukti yang tak terbantahkan.

"Ini menunjukkan bahwa penyidik sangat memahami prinsip hukum pidana bahwa kesimpulan akhir harus diambil dengan bukti yang tak terbantahkan lagi," tutupnya.

 

 

 

 

TERKINI
10 Contoh Ucapan Hari Bhakti Pemasyarakatan yang Penuh Makna Ini Sejarah Hari Bhakti Pemasyarakatan yang Diperingati Setiap 27 April 27 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini Sekitar 522.000 Warga Palestina Ikut dalam Pemilu di Tepi Barat